Breaking News:

Aplikasi SIMPELE

VIDEO -Mudahkan Pelayanan Masyarakat di Tengah Pandemi, Dinas Dukcapil Akan Siapkan Aplikasi SIMPELE

VIDEO - Mudahkan Pelayanan Masyarakat di Tengah Pandemi, Dinas Dukcapil Akan Siapkan Aplikasi SIMPELE

VIDEO - Mudahkan Pelayanan Masyarakat di Tengah Pandemi, Dinas Dukcapil Akan Siapkan Aplikasi SIMPELE

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sejak masuk dalam New Normal dan ASN Pemerintah Kota Kupang telah mulai bekerja (22/6/2020) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang sebagai dinas pelayanan publik yang wajib melayani seluruh kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian pemerintah dan negara kepada warga negaranya.

VIDEO - Kunker Perdana ke TTU, Begini Pesan Danrem 161 Wira Sakti Kepada Anggota Kodim TTU

VIDEO - Begini Tanggapan Orang Tua Korban Selamat Dari Tragedi KM Kasih

VIDEO - Jalan Menuju Wae Nggori, Manggarai Timur Hanya Belaskan Batu-Batu Besar

Berkaitan dengan New Normal yang diterapkan oleh pemerintah Dinas Dukcapil tetap melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai dinas pelayanan publik dan tidak ada pembatasan dengan New Normal. Namun tetap menggunakan standar kesehatan.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang, Agus Ririmasse, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/7/2020), mengatakan pelayanan tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan, memakai hand sanitizer, mengukur suhu tubuh dan jaga jarak.

"Kita bisa melihat sendiri saat akan masuk ke dalam ruang pelayanan kantor penjagaan begitu ketat oleh Sat Pol PP. Apalagi di ruang kepala dinas protect-nya luar biasa, mungkin tidak dimiliki oleh dinas-dinas yang lain. Ini artinya aya tetap melayani masyarakat tetapi saya juga dengan teman-teman di Dinas Dukcapil harus mem-protect diri, gunakan masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan dan jaga jarak," tuturnya.

Olah karena itu, ia menyampaikan bahwa Dinas Dukcapil tetap melayani seluruh kebutuhan administrasi kependudukan warga kota Kupang. Namun diimbau kepada warga untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah yaotu protokol kesehatan.

Apabila warga tidak mematuhi dengan tidak menggunakan masker dan tidak mengikuti aturan, maka tidak akan dilayani. Karena Dinas sudah menugaskan Sat Pol PP untuk mendeteksi hal-hal tersebut.

"Warga yang bandel kita berikan peringatan. Kita mau melayani orang tapi kita juga harus sehat, untuk itu saya bekali seluruh pegawai dengan hand sanitizer, dan masker disiapkan. Bahkan masyarakat yang datang tidak menggunakan masker maka diberikan masker. Selain Dinas Dukcapil menggunakan masker, kami juga punya peduli terhadap masyarakat, itulah bentuk pemerintah hadir untuk warganya," ujarnya.

Sejak New Normal, kata Agus, pelayanan di Dinas Dukcapil berbasis zona per kecamatan yaitu Oebobo, Maulafa, Alak, Kelapa Lima, Kecamatan Kota Raja dan Kota Lama digabung menjadi satu di hari Jumat. Hal ini untuk menghindari penumpukan di Dinas Dukcapil.

Ia mengatakan sebelum 22 Juni Dinas Dukcapil melakukan pembatasan pelayanan KTP 50 orang, KK, KIA, Akte Kelahiran masing-masing 30 orang. Tapi pelayanan untuk semua kecamatan. Karena diberlakukannya zona per kecamatan maka seluruh warga yang datang akan dilayani.

"Oleh karena itu setiap hari kita melihat masyarakat yang datang tidak menggunakan masker maka kita akan berikan masker. Jadi memang disiapkan, buka saja kita menuntut masyarakat menggunakan masker tapi kita juga punya perhatian kepada masyarakat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Jhony Simon Lena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved