Breaking News:

Berita Kota Kupang

Nikson Lily Bantah Dibekingi Kapolres Kota Kupang

Nikson kecewa karena tidak diwawancara wartawan Pos Kupang tapi nama dan pernyataannya dikutip.

Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/JHO LENA
Nikson Lily (tengah) dan rekan-rekannya bersama Pj Manager Produksi Pos Kupang Alfons Nedabang di Kantor Pos Kupang Jl RW Monginsidi III Kelurahan Fatululi Kota Kupang, Rabu (8/7/2020). 

Pantauan Pos-Kupang.com sekitar pukul 12.00 Wita, pria tak dikenal memarkir mobil di lokasi yang akan dikerjakan dua unit eksavator milik PT Bangkit Flobamora Perkasa. Mereka berteriak meminta para pekerja menghentikan aktivitas.

Seorang pria berbadan kurus memakai kaos biru, turun dari mobil hitam langsung melarang para pekerja. Dia mengaku belum ada pembebasan lahan sehingga tidak boleh ada pekerjaan.

Di saat NL, OO dan sejumlah pria lainnya mencoba menghentikan pengerjaan, tiba-tiba muncul beberapa orang lain yang mengaku sebagai ahli waris Esau Konay selaku pemilik tanah. Mereka meminta pekerja melanjutkan aktivitasnya.

Tim Ahli Rekomendasikan Pemprov NTT Proses Pengalihan Wilayah Semau

Sempat terjadi perang mulut antara NL dan seorang pria yang mengaku sebagai keturunan asli dari Esau Konay. Sambil menunjukkan surat kepemilikan ke sejumlah pekerja, ia meminta NL agar pergi dari lokasi itu.

Tak lama kemudian aparat kepolisian dari Polsek Kelapa Lima tiba. Polisi langsung mengamankan lokasi dan meminta para pekerja melanjutkan pekerjaannya.

Kepada polisi, NL dan OO mengaku di-back up Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana Tarung Binti dan Kasat Reskrim Iptu Hasri Manasye Jaha. Informasi lainnya, pada Kamis petang, NL langsung dijadikan tersangka dan ditahan di Polsek Kelapa Lima. *

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved