Breaking News:

Ingin Cari Sepeda Murah di Kota Kupang? Disini Tempatnya

Penjual sepeda bekas, Hery Messakh dan istrinya, Florentina Messakh-Moruk menyediakan sepeda bekas dengan harga yang murah

POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Usaha jual sepeda bekas dan tukar tambah milik Hery Messakh dan Florentina Messakh-Moruk di RT 004 RW 010 Kelurahan Lasiana (tepat belakang lapangan Lasitarda) saat ditemui wartawan, Sabtu (4/7/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kebutuhan akan sepeda terus meningkat di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, memasuki masa new normal pun, sepeda masih digemari oleh masyarakat Kota Kupang.

Hal itu membuat penjual sepeda bekas, Hery Messakh dan istrinya, Florentina Messakh-Moruk kebanjiran pesanan sepeda.

Ditemui Sabtu (4/7), Florentina tampak asyik merakit sebuah sepeda. Dibantu oleh Farid Messakh, dalam sehari mereka bisa merakit hingga dua buah sepeda. Namun, ketika sepeda yang akan dirakit cukup sulit, maka lama waktu yang dihabiskan untuk merakit sepeda ialah dua hari.

Untuk merakit sebuah sepeda, mereka membeli rangka kosong dari penjual besi tua seharga Rp100.000 hingga Rp150.000.

Mau Cari Kebutuhan Anak Sekolah? Ramayana Kupang Diskon HIngga 75 Persen

Setelah itu, jika ditambah dengan kebutuhan sepeda lainnya, maka modal yang dikeluarkan untuk sebuah sepeda bisa mencapai Rp300.000 hingga Rp400.000.

Florentina mengaku, mereka hanya mendapatkan keuntungan Rp100.000 per harinya. Ia tak menghitung pendapatan yang diperolehnya dalam sebulan atau sudah berapa sepeda yang terjual.

"Selain penuhi kebutuhan ekonomi, intinya bisa bantu warga yang cari sepeda bekas. Orang mengeluh sepeda mahal. Daripada beli baru dan mahal, di sini harga bisa dijangkau. Yah, uang hasil penjualan itu kami putar kembali, supaya stok tidak kosong. Itu saja," kata Florentina.

Gaya Baru Nongkrong Seru dan Hemat di Angkringan Neo Aston Kupang

Ia menceritakan, usaha sepeda yang ditekuninya selama setahun ini dimulai dari keinginannya untuk memperbaiki sepeda anaknya.

Karena biaya memperbaiki sepeda yang mahal saat itu, Hery dan Florentina memutuskan untuk memperbaiki sendiri sepeda anaknya.

Mereka pun pelan-pelan membeli alat-alat. Kabar tentang kerja mereka memperbaiki sepeda pun tersebar melalui mulut ke mulut.

Usaha sepeda bekas mereka pun akhirnya dikenal hingga ke luar Kota Kupang. Mereka pun melakukan pekerjaan itu dengan senang hati setiap harinya.

Kini, sepeda rakitan mereka berjejer rapi di teras rumah. Harga sebuah sepeda anak dimulai dari Rp225.000, sedangkan sepeda ukuran sedang berkisar antara Rp300.000 hingga Rp400.000. Untuk sepeda ukuran dewasa (sepeda gunung) mereka menjualnya dimulai dari harga Rp600.000.

Ketika ramai, sepeda yang terjual bisa mencapai 3 sampai 4 sepeda per hari.

Tak hanya menjual sepeda bekas, mereka juga melayani tukar tambah dan service sepeda. Untuk tambal ban, biaya yang dikeluarkan ialah Rp8.000, stel jari-jari Rp40.000, dan ganti pedal Rp75.000.

"Kami tidak ada nama. Pokoknya orang-orang tahu saja jual sepeda bekas dan tukar tambah di belakang lapangan Lasitarda," kata Hery yang juga merupakan Ketua RT4 Kelurahan Lasiana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved