Rabu, 20 Mei 2026

Perang Dunia III Di Depan Mata, India vs China, Mesir vs Ethiopia,Di Eropa Rusia Siap Serbu Ukraina

Konflik antara negara di berbagai belahan dunia di tengah pendemi virus corona semakin membuka peluang terjadinya perang dunia III

Tayang:
Editor: Alfred Dama

Perang Dunia III Di Depan Mata, Konflik India vs China di Asia, Mesir vs Ethipia, Di Eropa Rusia Siap Serbu Ukraina

POS KUPANG.COM -- Konflik antara negara di berbagai belahan dunia di tengah pendemi virus corona semakin membuka peluang terjadinya Perang Dunia III

Tanda-tandanya kini mulai nampak mulai dari bentrokan perebutan wilayah di tentara China dan India di Himalaya Timur 

Militer India dan China patroli di perbatasan kedua negara
Militer India dan China patroli di perbatasan kedua negara (PTI via financialexpress.com)

Sementara itu, China juga berkonflik dengan negara-negara Asia Tenggara mengenai klaim Laut China Selatan. Kehadiran militer Amerika di kawasan ini juga membuat perang makin terbuka

Di Benua Afrika, Mesir juga sedang mempersiapkan tentaranya guna menyerbu Ethiopia. Kedua negara ini berkonflik mengenai penguasaan sungai Nil

Diketahui, Ethiopia sedang membangun bendungan raksasa di Sungai Nil. Bila bendungan ini rampung maka, pasokan air Sungai Nil ke Mesir dan negara-negara di hilir sungai ini bakal terganggu

Tank dan persenjtaan enjata militer Mesir merupakan yang terkuat di Afrika.
Tank dan persenjtaan enjata militer Mesir merupakan yang terkuat di Afrika. (24h)

Di Eropa, Rusia tengah berkonflik dengan tetanganya Ukraina. Bahkan dikabarkan, Rusia sedang mempersiapkan militernya guna menyerbu Ukraina

Belum lama ini China dan 18 negara tetangganya kembali berseteru termasuk di Indonesia berada di dalamnya.

Perseteruan itu lantaran batas wilayah baik di darat maupun di laut yang memicu pertempuran seperti yang terjadi bulan lalu antara China dengan India.

Ternyata ketegangan juga terjadi di benua Afrika antara tiga negara yang memperebutkan wilayah sengketa.

AHY Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Pengamat Sebut Sakit Hati PDI-P pada SBY dan Demokrat

2 Kapal Induk Amerika Siap Masuk Laut China Selatan,Nantang China,Siap Perang:Kami Menentang Beijing

Rumah Tangga Raffi Ahmad &Nagita; Bakal Berakhir Gegara Ulah Genit Ayah Rafathar,SabarAda Batasnya

Benua Biru, Eropa juga tak kalah panas.

Baru saja dipilih kembali menjadi Presiden Rusia sampai tahun 2036, Vladimir Putin terang-terangan kirim pasukan ke perbatasan dengan Ukraina.

Rusia telah mengerahkan 3 kelompok pasukan bersenjata ke perbatasan Ukraina yang bisa saja melakukan serangan mendadak.

Hal itu disampaikan oleh Direktorat Utama Kerja sama Militer dan Operasi Penjaga Perdamaian Angkatan Bersenjata Ukraina.

Yaitu Letnan Jenderal Leonid Golopatyuk selama rapat online OSCE Security Cooperation Forum sebagaimana dilaporkan Ukrinform.

"Sampai hari ini, 3 kelompok gabungan telah dikerahkan di dekat perbatasan Rusia dengan Ukraina, dan dapat melakukan serangan mendadak di Ukraina tanpa mobilisasi juga dengan persiapan minimal," ungkap Golopatyuk selama rapat berlangsung.

Jenderal Ukraina itu mengatakan bahwa sepanjang perbatasan Ukraina, Rusia telah secara aktif membentuk unit militer baru.

Mereka telah mengatur ulang formasi militer yang telah ada untuk meningkatkan kapabilitas pertempuran mereka.

Saat ini, sebanyak 28 kelompok batalyon taktis dikerahkan di sepanjang perbatasan.

3 formasi militer baru, 2 tentara bersenjata dan sebuah pasukan militer, "yang diharapkan mampu mencapai kesiapan operasional penuh" selama tahun 2020-2021 sedang didirikan.

Gabungan pasukan ke-20 terdiri dari Divisi Infanteri Senapan ke-3 dan ke-144 yang diciptakan di Arahan Strategis.

Di waktu yang sama, Brigade Misil ke-448 dari pasukan ke-20 telah dipersenjatai oleh sistem misil Iskander.

Ada pun gabungan pasukan (tempur) Angkatan Darat ke-8 terdiri dari Divisi Infanteri Senapan ke-150, Brigade Infanteri Senapan terpisah ke-20 dan pembantu operasional dari Korps Angkatan Darat ke-1 (Donetsk) dan ke-2 (Luhansk) telah didirikan di Arahan Strategis Barat daya.

Pasukan itu diharapkan dipersenjatai juga dengan sistem brigade misil Iskander.

Menurut Jenderal Golopatyuk, jumlah total pasukan Rusia di sepanjang perbatasan Ukraina sekitar 87.000 militer.

Dengan kendaraan perang hingga 1.100 tank, 2.600 kendaraan tempur, 1.100 sistem artileri dan 360 Sistem Roket Berpeluncur Ganda (MLRS), 18 sistem misil operasional dan taktis.*

Sebagian artikel ini sudah tayang di Intisari.Grid.ID dengan judul: Di Asia China Melawan India, di Afrika Ada Mesir Lawan Ethiophia, Kabar Terbarau Eropa Juga Memanas Rusia Kirim Pasukan Militer Untuk Gempur Uraina, Akankah Perang Dunia III Terjadi? https://intisari.grid.id/read/032228809/di-asia-china-melawan-india-di-afrika-ada-mesir-lawan-ethiophia-kabar-terbarau-eropa-juga-memanas-rusia-kirim-pasukan-militer-untuk-gempur-uraina-akankah-perang?page=all

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved