Breaking News:

Tiga Sosok Ini Hebat Dalam Politik! Joko Widodo, Megawati Soekarnoputri dan Luhut Binsar Pandjaitan

Itulah kehebatan Pak Luhut. Tanpa partai, Dalam istilah bisnis, Pak Luhut kini menjadi ‘share holder’ (pemegang saham) tunggal atas Jokowi.

KOMPAS.com/ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) memberikan keterangan pers usai melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020). 

Tiga Sosok Ini Hebat Dalam Politik! Joko Widodo, Megawati Soekarnoputri dan Luhut Binsar Pandjaitan

POS-KUPANG.COM – Baru-baru ini, politisi papan atas, semisal Rizal Ramli dan beberapa lainnya, coba menggoyang sosok yang satu ini, Luhut Binsar Panjaitan atau LBP.

Para politisi itu boleh saja tak menyukai Luhut Binsar Pandjaitan, tapi ternyata Luhut adalah politisi yang cerdas, hebat pula.

Dengan halus dan tak terasa, Luhut membuat Banteng PDIP tak bisa berbuat apa-apa. Tak berkutik.

Sekarang, nyaris tidak ada lagi pengaruh partai terbesar di koalisi Indonesia kerja terhadap Presiden Jokowi.

Jokowi boleh dikatakan sudah lepas sepenuhnya ke pangkuan Luhut Binsar Pandjaitan dalam beberapa waktu terakhir.

Anda Ingin Mengenal Suami Puan Maharani, Cucu Bung Karno? Ternyata Dia Itu Bukan Orang Sembarangan!

Ini Tips Hindari Terpapar Virus Corona Saat Berada di Lift

Gugus Tugas Covid-19 NTT Persiapkan Tes Massal Metode PCR

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat memberikan keterangan didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat memberikan keterangan didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) usai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Itulah kehebatan Pak Luhut. Tanpa partai, Dalam istilah bisnis, Pak Luhut kini menjadi ‘share holder’ (pemegang saham) tunggal atas Jokowi.

Pak Luhut memang lihai. Piawai berpolitik. Ketika Jokowi memerlukan kendaraan untuk pilpres 2019, Luhut membiarkan Jokowi berinteraksi intensif dengan PDIP, khususnya dengan Bu Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Luhut mengkondisikan seolah-olah hubungan Jokowi-Mega akrab apa adanya. Ini membuat Bu Mega merasa yakin bahwa Jokowi masih ada dalam genggamannya.

Jokowi pun sangat ‘pintar’ bermain. Selama proses prakampanye dan masa kampanye pilpres 2019, Jokowi menunjukkan dirinya adalah ‘orang PDIP asli’.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved