Breaking News:

Covid 19

Ini Tips Hindari Terpapar Virus Corona Saat Berada di Lift

Ini Tips Hindari Terpapar Virus Corona Saat Berada di Lift, Saat negara membuka kembali aktivitas setelah pelonggaran PSBB.

grid.id
Tips menghindari virus corona saat berada di lift 

POS-KUPANG.COM|JAKARTA - Saat negara membuka kembali aktivitas perekonomian setelah pelonggaran PSBB, Anda mungkin kembali ke tempat kerja Anda.

Anda mungkin mengambil tindakan pencegahan umum untuk menghindari terkena virus corona di kantor, tetapi Anda mungkin menemukan satu sumber masalah potensial bahkan sebelum Anda memasuki kantor Anda, yaitu Lift.

Jika Anda bekerja di lantai pertama, anggap diri Anda beruntung, tetapi bagaimana jika Anda harus masuk ke dalam kotak kecil, selebar enam kaki itu untuk mencapai lantai Anda?

Gugus Tugas Covid-19 NTT Persiapkan Tes Massal Metode PCR

Risiko menggunakan lift
Dalam sebuah rilis awal, penelitian di 2020 yang diterbitkan dalam Emerging Infectious Diseases berfokus pada wabah Covid-19 di sebuah gedung perkantoran di Korea Selatan, kasus-kasus tersebut sebagian besar berkerumun di antara orang-orang yang bekerja bersama di lantai 11 di satu sisi bangunan.

Sekarang, para peneliti percaya bahwa karena penyebaran Covid-19 terutama terkonsentrasi di lantai 11, risiko penularan sangat bergantung pada jumlah waktu orang berinteraksi atau berhubungan satu sama lain dalam ruang yang padat dan tertutup, seperti pusat panggilan.

Jawaban Dr. Fima Untuk Pasien Positif Covid-19 dari Bulan Maret Hingga Bulan Juli

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), cara utama penyebaran virus corona adalah melalui tetesan pernapasan dari orang lain yang dekat dengan kita ketika mereka batuk, bersin, atau berbicara; kedua adalah menyentuh permukaan yang terkontaminasi (seperti tombol lift) dan kemudian menyentuh wajah Anda.

Keduanya berisiko pada elevator, meskipun belum ada studi khusus tentang kemungkinan seseorang terkena virus corona di lift.

Sebuah penelitian April 2020 yang diterbitkan di Nature telah menyarankan bahwa tetesan aerosol, yang lebih kecil dari tetesan pernapasan, dapat menggantung di udara dalam ruang yang kecil dan berventilasi buruk, tetapi masih belum jelas apa artinya bagi penularan virus yang sebenarnya.

Dalam penelitian yang dilakukan di dua rumah sakit di Wuhan, Cina, tingkat virus sangat rendah atau tidak terdeteksi di tempat umum, ruang isolasi, dan area berventilasi tetapi terdeteksi di kamar mandi yang digunakan oleh pasien.

Anda Ingin Mengenal Suami Puan Maharani, Cucu Bung Karno? Ternyata Dia Itu Bukan Orang Sembarangan!

Jaga jarak
Masa-masa lift yang penuh sesak dan tidak nyaman mungkin sudah berakhir.

Halaman
1234
Editor: Apolonia Matilde
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved