Breaking News:

News

Fraksi PDIP DPRD Kupang Soroti Rencana Pemekaran Semau Masuk Kota Kupang, Desy: Kami Belum Putuskan

Fraksi PDIP menyampaikan pikiran bahwa secara kelembagaan DPRD Kabupaten Kupang belum pernah melakukan paripurna untuk memutuskan

ISTIMEWA
Perairan Pulau Semau 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com

POS KUPANG, COM, KUPANG - "Kami telah selesai lakukan pertemuan dengan Bupati Kupang untuk membahas rencana seminar yang dilakukan kalau tidak salah oleh pihak Pemerintah Provinsi NTT, dalam rencana Semau berpindah ke Kota Kupang.

Dalam pertemuan itu Fraksi PDIP menyoroti soal prosedur yang dilakukan. Dan waktu dalam sidang undangan yang ada, kalau tidak salah Undana akan lakukan seminar sebagai kajian akhir dalam rangka Semau berpindah ke Kota Kupang."

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi PDIP, Desy Ballo kepada wartawan, Selasa (30/6).

Desy mengatakan, dalam sidang, Fraksi PDIP menyampaikan pikiran bahwa secara kelembagaan DPRD Kabupaten Kupang belum pernah melakukan paripurna untuk memutuskan apakah Semau berpindah ke Kota Kupang atau tetap menjadi wilayah dari Kabupaten Kupang.

Menurut Desy, yang paling pertama dipahami dan sadari bahwa untuk pemindahan sebuah daerah ke satu tempat menjadi mekar atau berdiri sendiri, ada regulasi tersendiri. Salah sutunya itu ada persetujuan di DPR, DPRD secara kelembagaan.

"Dan kami dalam persidangan tadi kami menyoroti bahwa di DPRD Kabupaten Kupang, belum ada kami membahas soal rencana bagaimana pemindahan Pulau Semau menjadi bagian dari wilayah Kota Kupang," tegas Desi

Jadi, ia menegaskan, dalam pertemuan pihaknya menyoroti soal prosedur dari langkah yang akan diambil. Dan menurut Fraksi PDIP, ini soal dua prosedur yang salah. Karena itu, ujarnya, fraksinya akan mendorong pemerintah daerah untuk mengkaji lebih mendalam.

"Dan bagi kami, ini masih terlalu pagi kita mengambil sikap untuk melepaskan Semau menjadi wilayah dalam Kota Kupang," ujarnya.

Ia memberi alasan bahwa karena proses ini terjadi di Pemerintah Provinsi NTT, sementara DPRD Kupang tidak dilibatkan, terutama Fraksi PDIP sehingga dalam pertemuan, dia menyatakan pendapat bahwa pihaknya tidak mengetahui tentang rencana ini.

Oleh sebab itu, ujarnya, pihaknya secara tegas meminta untuk membahas prosedurnya.

"Prosedur sudah salah, sudah keliru serta kita belum masuk pada urgensi. Urgensi bagaimana, apakah Semau perlu bergabung ke Kota Kupang atau tetap menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Kupang," ujarnya.

Ia menambahkan, dari sisi prosedurnya saja perlu benahi, apalagi berbicara ke urgensi.

"Secara kelembagaan, DPRD belum melakukan paripurna untuk pengambilan sebuah keputusan soal pemindahan Semau menjadi bagian dari wilayah Kota Kupang," pungkasnya. *

Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved