Public Service Pos Kupang
Warga Desa Poto Rindukan Listrik
warga Kampung Terlain Desa Poto Wangka, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat belum mendapatkan pelayanan listrik
POS-KUPANG.COM - Selamat pagi Pos Kupang. Sebagai warga Indonesia, sudah semestinya mendapatkan pelayanan optimal dari pemerintah. Selama ini kami warga Kampung Terlain Desa Poto Wangka, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sejak Indonesia merdeka hingga saat ini belum mendapatkan pelayanan listrik.
Ketersediaan listrik bagi masyarakat sudah menjadi kebutuhan pokok. Sebab, tanpa listrik kami sebagai masyarakat sulit berkembang termasuk untuk anak-anak kami sebagai generasi penerus bangsa.
Di desa kami, ada 11 kampung termasuk Kampung Terlain dan terdapat fasilitas publik serta dua Sekolah Dasar (SD) dan 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
• Adaptasi Kebiasaan Baru Bercermin Sejarah Pandemi Dunia
Anak-anak kami tidur lebih awal pada malam hari, padahal jika ada listrik mereka memanfaatkan waktu malam untuk belajar. Kami pun membutuhkan hiburan dan informasi dari televisi sehingga memenuhi kebutuhan kami.
Selama ini, warga memanfaatkan lampu pelita dan lampu sehen untuk penerangan. Saya sendiri menggunakan genset untuk penerangan malam hari. Jika menggunakan genset hingga jam 9 malam setiap hari, maka rata-rata setiap minggunya saya menghabiskan Rp 100 ribu untuk membeli bahan bakar (solar), sehingga dalam 1 bulan, saya bisa menghabiskan Rp 400 ribu per bulan.
• BP Jamsostek Ende Serahkan Bantuan APD untuk Satgas Covid-19 Nagekeo
Dengan adanya listrik, maka akan sangat membantu kami, sekaligus menekan pengeluaran untuk pembelian bahan bakar untuk genset.
Memang, daerah kami melalui area hutan tutupan, tapi kami sangat merindukan listrik dan berharap kepedulian pemerintah dalam hal ini PLN agar segera merealisasikan listrik bagi kami.
Terima kasih
Warga RT 010 RW 04 Kampung Terlain
Bonefasius Bola
Tanggapan
Terima kasih, kami telah melakukan survei di semua desa di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), termasuk Desa Poto, Wangka, Kecamatan Boleng. Survei dilakukan agar segera dilakukan pemasangan jaringan dan instalasi listrik.
Sebelum sampai di Desa Poto Wangka itu melewati kawasan hutan lindung, sehingga untuk hal tersebut telah dilakukan pertemuan dengan Dinas Kehutanan di Ruteng.
Kami ada kendala di situ, tapi sudah ada pembicaraan dan nanti akan suplai listrik ke sana. Untuk pasokan listrik nantinya dari wilayah Rangko. Selain itu, kegiatan pelayanan kepada masyarakat saat ini dilakukan secara bertahap karena pandemi Covid-19.
Kami juga terkendala karena pandemi Covid-19 ini mengakibatkan pengiriman material dari luar ke Labuan Bajo terhambat. Jadi kami belum bisa memastikan waktu menyuplai listrik kepada masyarakat. Namun demikian, bagi kami akan selalu berusaha memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. (ii)
Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Labuan Bajo
Ambara Natha.