Breaking News:

News

Pemilik Rumah Asyik Ikut Urusan Keluarga, Pencuri Beraksi dengan Leluasa, Gondol Barang-barang Ini

Naas menimpa warga Dusun Woloara, Desa Ribang, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka, Kristoforus Esensi, tak menyangka kalau rumahnya disantroni maling.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Benny Dasman
istimewa
TKP-TKP kasus pencurian di Desa Ribang, Kecamatan Koting, Sikka. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Aris Ninu

POS KUPANG, COM, MAUMERE - Naas menimpa warga Dusun Woloara, Desa Ribang, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka, Kristoforus Esensi, tak menyangka kalau rumahnya disantroni maling, Senin (15/6) pagi.

Kristoforus mengaku rumahnya dibobol maling saat ia sedang pergi ke rumah iparnya di Wairpelit, Nita karena ada urusan keluarga. Begitu pulang dari Waerplit, ia menemukan pintu rumah bagian belakang sudah terbuka.

Saat masuk dalam rumah melihat barang-barang di dalam kamar tercecer dan pintu lemari sudah terbuka. Ia memeriksa barang yang ada di dalam lemari ternyata sejumlah barang telah dicuri.

Dari laporannya di Polsek Nelle, Selasa (16/6/2020) siang menjelaskan, barang yang hilang, yakni 4 lembar sarung baru motif sikka; 4 lembar sarung bekas motif sikka; 1 lembar sarung lipa prengi; 1 lembar sarung Lipa bekas; 2 buah pasang anting emas 1 dan 1.1/2 gram; 1 buah cincin emas 1.1/2 gram; 1 buah handphon merk samsung; uang tunai Rp 1,5 juta.

Sesaat setelah itu, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Ribang. Selanjutnya, kades melaporkan via telepon seluler kepada anggota Polsek Nelle. Menyikapi informasi tersebut anggota Piket Polsek Nelle menuju TKP.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 9,2 juta dan laporan kehilangan itu telah dibuat lapor polisi. Korban kepada polisi mengaku tidak mengetahui siapa pelakunya.
Dalam laporannya, korban sudah menjelaskan kronologi kejadian yang menimpanya. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved