Pedagang Sayur dari Pasar Oesapa Adukan Nasibnya Ke Kantor Walikota Kupang

Para pedagang sayur Pasar Oesapa Kota Kupang adukan nasibnya ke Kantor Walikota Kupang

POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Para pedagang sayur Pasar Oesapa, ketika melakukan audiens di ruangan Sekda Kota Kupang, Selasa (02/06/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Para pedagang sayur Pasar Oesapa Kota Kupang adukan nasibnya ke Kantor Walikota Kupang. Kehadiran para pedagang sayur tersebut bertujuan meminta solusi, pasca pembongkaran lapak mereka oleh pemilik lahan di Pasar Oesapa Kupang.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa ( 02/06/2020), tampak 7 orang pedagang sayur yang terdiri dari 5 pria dan 2 wanita, mendatangi kantor Walikota Kupang, Jl. S. K. Lerik No. 1, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang.

Rosiana Abuk, Wanita Tunanetra di Kakaniuk Gembira Mendapat Dana BLT-DD

Mereka difasilitasi oleh Anggota DPRD Kota Kupang untuk menemui, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si.

Dalam audiens tersebut, para pedagang menyampaikan segala keluh-kesah dan duduk persoalan yang sedang dialami hingga sampai pada saat pembongkaran lapak pada, Sabtu, 30/05/2020 lalu.

Bertempat di ruangan Sekda, dalam audiens tersebut hadir juga, Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M. Si dan Lurah Oesapa, Kiai Kia.

Urus Dokumen Kependudukan, Warga Antre di Kantor Dukcapil Ngada

Kepada Sekda Kota Kupang, Ibu Eyodia S. Laukuan bersama teman-teman menceritakan 4 kali kronologi pembongkaran lapak mereka.

Ia juga menyampaikan tentang kejadian pengusiran para pedagang sayur oleh penagih karcis di pasar Oesapa pada hari Senin, 01/06/2020.

Diakui Eyodia bahwa, dirinya adalah seorang janda yang saat ini sedang membiayai pendidikan beberapa orang anak.

"Sekarang bagaimana saya mau bayar cicilan di koperasi. Saya juga memulung rebis papan untuk buat lapak. Sekarang sudah dibongkar saya mau buat bagaimana." ujar Eyodia.

Menurutnya, para pedagang sayur ditunjuk langsung oleh Lurah Oesapa yang lama untuk menggunakan bahu jalan sebagai lokasi berjualan.

"Waktu itu saya dikasih tunjuk (lokasi berjualan) bapa RT dan RW juga ada di situ. Tapi tuan tanah bilang, pemerintah dapat izin dari siapa untuk dia buka jalan dan bahu jalan?. Saya tidak pernah lepaskan hak dan izin kepada pemerintah." ujarnya meniruka pernyataan pemilik lahan.

Kepada para pedagang, Lurah Oesapa dan Anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, mengakui akan mencarikan solusi yang tepat dan akan melakukan komunikasi dengan pemilik lahan untuk memberikan tempat bagi para pedagang sayur. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Oncy Rebon)

Berita Populer
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved