Sabtu, 11 April 2026

Uang Warga Liliba Rp 16 Juta dan Perhiasan Emas Raib Saat Siang Hari

Uang Rp 16 juta dan sejumlah perhiasan milik Helena, Warga Liliba Raib karena pencuri memasuki rumahnya siang hari

Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Ny. Helena Lede Djara seusai diwawancarai POS KUPANG.COM di kediamannya 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rumah Ny. Helena Lede Djara yang terletak di RT 19 RW 7, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, dibobol pencuri pada Jumat(29/5).

Peristiwa pencurian itu terjadi, ketika Ny. Helena Lede Djara, bersama keponakannya mengunjungi seorang saudara yang sedang sakit di Naikoten sekitar pukul 13.00 Wita.

Sekembalinya ia sekitar pukul 15.00 Wita, depan masih tetap terkunci. Namun, ketika melangkahkan kaki sampai pada pintu kamarnya yang semula terkunci ternyata sudah terbuka dan terdapat sebilah parang yang diletakan di dekat pintu masuk kamar miliknya..

Saat melangkahkan kaki ke dalam kamarnya, ujar Ny. Helena, lampu kamarnya menyala padahal sebelumnya lampu tersebut padam serta pakaian dan tas miliknya telah berhamburan di lantai.

Helena mengatakan, pencuri tersebut telah mengambil uang miliknya yang disimpan di dalam amplop sebesar Rp15 juta, uang senilai Rp 1 juta yang disimpan didalam dompet dan uang senilai Rp100.000 yang di simpan didompet yang satunya serta perhiasan emas yang didisimpan di dompet yang lain.

" Di dalam dompet yang berisi perhiasan emas itu, ada dua kalung, satu warna merah dengan muti dan satunya kalung dengan hiasan burung cenderawasih, anting ada tiga pasang, cincin dan gelang," ucapnya.

Alfons, salah seorang putra Helena Lede Djara menambahkan, pencuri tersebut pertama kali masuk melalui pintu samping lalu mencungkil jendela kamar miliknya

Pencuri tersebut, katanya, sempat membuka lemari miliknya tetapi tidak mengambil apapun karena di dalam lemari tersebut tidak ada apa-apa, selain skripsi dan buku-buku yang disimpan.

Alfons mengungkapkan, pencuri tersebut kemudian beralih ke kamar utama yang ada saat itu sedang terkunci lalu kemudian dicungkil dengan menggunakan parang.

" Kejadian ini baru pertama kali terjadi di rumahnya. Meskipun demikian, kasus pencurian di sini sering kali terjadi di sini," ujarnya. Meskipun terjadi pencurian dirumahnya, namun ia tidak melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Vinsen Huler)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved