VIDEO—Sering Diusir Satpol PP, Pedagang Sayur Keluhkan Pembongkaran Lapak Pasar Oesapa

Pasca pembongkaran lapak di Pasar Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, membuat para pedagang sayur kesulitan untuk mencari nafkah.

POS-KUPANG. COM,KUPANG—Pasca pembongkaran lapak di Pasar Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, membuat para pedagang sayur kesulitan untuk mencari nafkah.

Selain kesulitan untuk menjual dagangan di lokasi pasara, para pedagang juga mengalami kesulitan untuk menopang roda ekonomi rumah tangga.

Eyodia Eslaukuang, merupakan salah satu contoh penjual sayur di Pasar Oesapa yang terkena dampak pembongkaran lapak oleh pihak berwenang.

Kepada POS-KUPANG.COM, di Oesapa, kecamatan setempat, Sabtu 30 Mei 2020, dia mengeluhkan pembongkaran lapak di lokasi pasar tersebut.

Kini dirinya kesulitan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, biaya pendidikan anak-anak, dan membayar cicilan pinjaman di koperasi yang digunakan sebagai modal usaha.

Dikatakan Eyodia Eslaukuang, "Kami sudah empat kali diusir Pol PP (Polisi Pamong Praja,red). Ketiga kali mereka bakar meja jualan, yang kami buat dari hasil memulung rebis papan. Mereka tidak mau kalau kami berjualan di tempat ini."

Getolnya Ahmad Dhani Bela Kebenaran, Termasuk Saat Ariel Noah dan Luna Maya Tersandung Video Panas

Ipar Reino Barack Kaget! Aisyahrani Ungkap Isi Percakapan Pelaku Penyebar Video Syur Mirip Syahrini

Video Live Streaming Mola TV Mainz vs Hoffenheim Bundesliga Gratis, Sabtu 30 Mei 2020 Jam 20.30 WIB

Persoalan ini sebelumnya sudah diadukan kepada Walikota Kupang.  Kemudian, sambung Eyodia Eslaukuang, walikota memerintahkan lurah untuk memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk berjualan diatas bahu jalan.

"Sekarang mereka (pemilik lahan) bertindak bahwa, pemerintah tidak memiliki hak. Karena pemilik lahan tidak pernah menyerahkan hak kepada pemerintah untuk buka jalan raya dan bahu jalan. Jadi itu milik mereka (pemilik lahan) bukan milik pemerintah. " terangnya

Dikatakan Eyodia Eslaukuang, dirinya dan para pedagang lainnya akan memohon bantuan walikota untuk memudahkan mereka berjualan di tempat tersebut.

Kuasa Hukum Dani Rafiki (pemilik lahan), Fransisco Bernando Bessi, SH, MH., CLA, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG. COM, mengatakan, lokasi pembuatan lapak, kios dan pasar tersebut, berkat kerja sama pemilik lahan dan pemerintah yang dikelolah oleh LPM setempat.

Halaman
12
Editor: John Taena
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved