Ini Petunjuk Penemuan Jenazah Deni Sulistio di Rumah Kontrakan di Batu Cerman

Ternyatab ini petunjuk penemuan jenazah Deni Sulistio di rumah kontrakan di Desa Batu Cerman

POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Ridwan, SH 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Jenazah Deni Sulistio (35) ditemukan membusuk dikontrakannya di sekitar Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo, Jumat (29/5/2020).

Penemuan jenazah ini berawal dari bau busuk yang menyeruak dari dalam rumah. Warga kemudian melakukan pengecekan dan menemukan kondisi Deni yang memrihatinkan. Pihak Satreskrim Polres Mabar kemudian melakukan olah TKP.

Selanjutnya, dilakukan penyemprotan oleh personel dari Kompi 4 Brimob Batalyon B Pelopor, Manggarai Barat.

Sophia Latjuba: Belum Siap

Pihak kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk evakuasi hingga penguburan sesuai protap Covid-19.

Untuk mengevakuasi jenazah dilakukan beberapa petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Pada Sabtu (30/5) jenazah dikuburkan di pekuburan Pemda di Manjerite Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Tanjung Boleng.

Nabila Larasati: Arsitek Muda Indonesia Guncang Dunia

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Paulus Mami mengatakan, pria yang ditemukan meninggal di rumah kontrakan akan dikuburkan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

"Pasien yang meninggal ikut protokol kesehatan Covid-19 untuk penguburan dan pemerintah menyediakan tempat," ungkapnya.

Paulus menjelaskan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan keluarga pria yang ditemukan meninggal itu dan pihak keluarga telah menyerahkan penanganan selanjutnya kepada pemerintah.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat (Mabar), Iptu Ridwan, SH mengatakan, pria yang ditemukan meninggal di rumah kontrakan memiliki riwayat penyakit jantung.
"Berdasarkan informasi dari keluarga, dia memiliki riwayat penyakit jantung dan sering mengonsumsi obat penahan rasa nyeri," katanya.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pria tersebut telah meninggal sejak 2 hari lalu. Indikasinya bukan karena pidana, akan tetapi karena penyakit lain.
Deni adalah seorang pekerja proyek pelebaran Bandara Komodo Labuan Bajo.

Sehari-hari dia jarang berkomunikasi dan hanya sibuk dengan aktivitas kerjanya.
"Dia kurang berinteraksi dengan kami sebagai tetangga," kata Geri Daru (20), warga sekitar yang pertama kali menemukan jenazah Deni.

Diakuinya, Deni terakhir terlihat dua hari lalu yakni Rabu (25/5). Sementara sejumlah rekannya mudik ke Pulau Jawa.

Pemilik rumah, Mex (41) mengakui, korban kurang berinteraksi dengan warga lainnya. Pihaknya terakhir mengetahui Deni masih beraktivitas pada Rabu lalu karena meminjam salah satu motor warga.

"Hari Rabu jam 1 siang dia masih pinjam motor, motor itu saat ini masih terparkir di depan rumah kontrakan," bebernya. Sebagai pemilik rumah, pihaknya pun kaget mengetahui kejadian tersebut dan saat dihubungi langsung mendatangi kontrakannya. (ii)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved