Diduga Menghina Presiden Jokowi di Media Sosial, Seorang Pria di Cianjur Ditangkap Polisi

ES ditangkap atas dugaan kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo melalui postingan di akun twitter miliknya bernama @IntelBuahbuahan.

kompas.com
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto saat memberi penjelasan tentang penghinaan Presiden jokowi di media sosial. 

Diduga Menghina Presiden Jokowi di Medsos, Seorang Pria di Cianjur Ditangkap Polisi

POS-KUPANG.COM - Seorang pria paruh baya berinisial ES (57), warga Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat, ditangkap polisi.

ES  ditangkap atas dugaan kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo melalui postingan di akun twitter miliknya bernama @IntelBuahbuahan.

Pada postingannya itu, ia mempertanyakan soal kelulusan Jokowi saat kuliah di UGM.

Berikut ini postingannya: "Memang ia pernah terdaftar masuk UGM tahun 1980. Tapi itu artinya dia belum tamat SLTA ketika daftar UGM pada tahun itu. Karena dia masuk SLTA tahun 1978 yang harusnya baru tamat tahun 1981 seperti teman seangkatan dia Sri Adiningsih," tulisnya.

Atas postingannya itu, Timsus Satreskrim Polres Cianjur, Jawa Barat, langsung menangkap ES di rumahnya pada Jumat (29/5/2020) dini hari.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, penangkapan ES dilakukan atas dasar laporan informasi nomor R/LI/1961/V/2020/Dittipidsiber.

Menurutnya, postingannya tersebut dinilai melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

Siapa Yang Layak Gantikan Presiden Jokowi? Yunarto Wijaya Sebut 4 Sosok Berinisial P, A, G, S

Siap Perang Lawan China, Tapi Dalam Negeri Amerika Rusuh yang Meluas, Ini Daftar Kota yang Rusuh

Memaknai Surat-Surat Molokai - Hawaii : Gaudium in Spiritu Sancto : Sukacita dalam Roh Kudus

"Pada Rabu 27 Mei 2020 telah memperoleh informasi terkait akun Twitter @IntelBuahbuahan yang terindikasi telah melakukan tindak pidana penyebaran konten penghinaan terhadap Presiden.

Selanjutnya dilakukan penelusuran terhadap akun tersebut dan merujuk pada pelaku yang kemudian dilakukan penangkapan dan diamankan di Polres Cianjur untuk dimintai keterangannya," ujar Juang melalui keterangan tertulis, Jumat (29/5/2020).

Pelaku, lanjut dia, akan dijerat dengan Pasal 207 KUHPidana tentang penghinaan terhadap Presiden dan penguasa di muka umum dengan ancaman pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Adapun konten yang diunggah ES melalui akun Twitter-nya itu terkait soal status kelulusan Jokowi di UGM, Universitas gajah Mada.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut: "Memang ia prnh terdaftar masuk UGM tahun 1980. Tapi itu artinya dia belum tamat SLTA ketika daftar UGM pada tahun itu. Karena dia masuk SLTA tahun 1978 yang harusnya baru tamat tahun 1981 seperti teman seangkatan dia, Sri Adiningsih."

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu buah telepon genggam sebagai barang bukti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi", https://regional.kompas.com/read/2020/05/30/21333291/singgun g-soal-riwayat-pendidikan-jokowi-di-media-sosial-pria-ini-diam ankan.

Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved