Pekan Depan Pasar Mingguan Di TTS Dibuka Kembali, Tapi Ada Syaratnya

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun mengatakan, saat ini Pemda TTS sedang melakukan kajian untuk membuka kembali pasar minggua

istimewa
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun mengatakan, saat ini Pemda TTS sedang melakukan kajian untuk membuka kembali pasar mingguan di tingkat Kecamatan. Direncanakan, pembukaan pasar Mingguan akan mulai diberlakukan pada pekan depan dan dilakukan secara bertahap.

Pembukaan pasar mingguan akan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain menggunakan masker, jarak antar pedagang juga akan diatur. Oleh sebab itu, lokasi pasar Mingguan akan digelar di lapangan yang luas sehingga memudahkan untuk pengaturan jarak antara pedagang.

" Kita target mulai pekan depan pasar mingguan kita gelar kembali tapi harus digelar di lapangan terbuka. Missalnya di kapan, di gelar di lapangan yang berada di depan Polsek, atau Niki-Niki digelar di lapangan sepak bola yang berada di depan pasar Niki-Niki. Kita wajabkan harus ada jarak antar pedagang oleh sebab itu lokasinya harus di lapangan terbuka yang luas," ungkap Bupati Tahun kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (27/5/2020) saat ditemui di kantor Bupati TTS.

Nantinya, pada saat pelaksanaan pasar Mingguan, tim gugus kecamatan akan ikut mengawasinya. Diharapkan pembukaan pasar Mingguan ini bisa mempercepat perputaran roda perekonomian di tingkat desa dan kecamatan.

" Kebijakan ini kita berlakukan untuk mendorong percepatan perputaran roda ekonomi. Masyarakat juga bisa kembali menjual hasil pertanian dan peternakan di pasar Mingguan ini" ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten TTS, Maksi Lian dan Lusi Tusalakh mendukung rencana Pemda TTS untuk membuka kembali pasar Mingguan. Keduanya mengatakan, selama ini banyak masyarakat yang meminta agar pasar mingguan bisa dibuka kembali sehingga aktivitas jual beli bisa normal kembali.

" Kami dukung kebijakan tersebut karena memang itu yang menjadi aspirasi masyarakat selama ini. Dengan dibukanya kembali pasar Mingguan, masyarakat akan dimudahkan untuk menjual hasil pertanian dan peternaknya," sebut keduanya.

Diberitakan sebelumnya, Kebijakan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun untuk menutup sementara pasar mingguan di tingkat kecamatan guna memutus penyebaran Virus Corona diminta untuk dikaji kembali. Pasalnya, kebijakan tersebut berdampak pada menurunnya ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Masyarakat di tingkat desa kesulitan memasarkan hasil kebunnya karena pasar Mingguan yang biasanya menjadi tempat berjualan kini ditutup. Selain itu, dampak dari penutupan pasar Minggu di tingkat Kecamatan memaksa masyarakat terpaksa harus menempuh jarak jauh ke Pasar Inpres Soe untuk berjualan atau sekedar membeli kebutuhan sembako. (din)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved