Bupati Ende Djafar Achmad Geram Warga Numba Tidak Mau Dikarantina : Ambil Mereka !

ada tiga belas (13) warga Numba Besar yang dinyatakan reaktif, namun tiga orang diantaranya, menolak untuk dikarantina.

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad, di Kantor Bupati Ende, Selasa (26/5/2020). 

Bupati Ende Djafar Achmad Geram Warga Numba Tidak Mau Dikarantina : Ambil Mereka!

POS-KUPANG.COM | ENDE -- Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad geram dengan warga Dusun Numba Besar Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda yang tak mau dikarantina terpusat di Rumah Jabatan Bupati Kabupaten Ende.

Pasalnya hasil rapit tes pada 22 Mei 2020 ada tiga belas (13) warga Numba Besar yang dinyatakan reaktif, namun tiga orang diantaranya, menolak untuk dikarantina.

Selain itu Dusun Numba Besar terbanyak menyumbang pasien Covid-19 di Kabupaten Ende yakni empat orang sehingga terus mendapat perhatian serius dari Gugus Tugas Covid-19 Ende.

"Ambil mereka yang kepala batu, hari ini mereka harus sudah dikarantina di Rumah Jabatan Bupati Ende," tegas Bupati Djafar saat menggelar rapat Gugus Tugas Covid-19 Ende di Kantor Bupati Ende, Rabu (27/5/2020).

Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Fuad Suparli menegaskan pihaknya akan turun menjemput warga yang reaktif tetapi tidak mau dikarantina tersebut.

Kepala Desa Raporendu, Ode Madi sebelumnya kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, warga yang tak mau dikarantina tidak memberikan alasan kenapa tidak mau dikarantina.

"Hanya ada satu saja yang karena kondisi tidak memungkinkan (lumpuh), jadi minta karantina di rumah dan dia buat surat pernyataan," ungkap Haris.

Dalam rapat Gugus Tugas Covid-19 Ende tersebut dibahas tiga hal penting yakni penting yakni penanganan Covid-19, rencana penerapan new normal dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam rapat tersebut, soal yang paling banyak disoroti yakni penerapan new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19 dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved