Ini Hasil Rapid Test Pertama Dua ODP dan Satu PDP di Belu

Sebanyak dua orang berstatus ODP dan satu orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) di Kabupaten Belu menjalani perawatan

Ini Hasil Rapid Test Pertama Dua ODP dan Satu PDP di Belu
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Sebanyak dua orang berstatus Orang Dalam Pemantuan ( ODP) dan satu orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) di Kabupaten Belu menjalani perawatan di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Hasil rapit tes pertama, ketiga orang pasien tersebut dinyatakan reaktif. Petugas medis akan melakukan rapid tes kedua hari ini. Selanjutnya menggambil sampel Swab untuk dikirim ke Kupang guna dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Cut Tari Sampai 3 Kali Berhubungan Badan dengan Ariel Noah,Padahal Masih Istri Orang, Ini Kata Suami

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau kepada Pos Kupang.Com, Selasa (26/5/2020).

Cristoforus menjelaskan, saat ini ada tiga orang pasien menjalani perawatan di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD. Mereka berstatus ODP dua orang dan PDP satu orang. Ketiga pasien tersebut sudah dilakukan rapid tes pertama dan hasilnya reaktif. Petugas medis akan melakukan rapid tes kedua dan hasil belum disampaikan. Selain dilakukan rapid tes, petugas medis juga akan menggambil sampel Swab dari ketiga pasien tersebut untuk dikirim ke Kupang guna dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Sesekali Bakarlah Daun Salam untuk Membuat Suasana Menenangkan dalam Ruangan,Tanpa Efek Samping

"Saat ini ada tiga orang pasien dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Mereka status ODP dua orang dan PDP satu orang. Hasil rapid tes, ketiganya reaktif. Hari ini akan dilakukan rapid tes keduanya", ujar Cristoforus.

Menurut Cristoforus, sejauh ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu telah mengirim tujuh sampel Swab ke Kupang untuk diperiksa di laboratorium. Empat diantaranya sudah diperiksa dan hasilnya negatif sedangkan tiga sampel lainnya masih dalam proses pemeriksaan. Hasil pemeriksaan tiga sampel Swab tersebut akan diinformasikan lebih lanjut oleh gugus tugas.

Cristoforus mengawalaupun data monitoring orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun dan jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO) menganjurkan semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada tenaga medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved