Ini Sosok Anton Tabuni, Pimpinan KKB Papua Pelaku Penyerangan Pospol Paniai, Bukan Orang Sembarangan

Dalam penyerangan tersebut, Briptu Kristian terluka karena dikeroyok para pelaku dan tiga pucuk senjata api dirampas.

Kolase KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA dan Tribun Jambi
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw (kiri) mengungkapkan kalau penyebab serangan KKB Papua di pos polisi Paniai adalah kelalaian anggota. 

Ini Sosok Anton Tabuni, Pimpinan KKB Papua Pelaku Penyerangan Pospol Paniai, Bukan Orang Sembarangan

POS KUPANG.COM -- Para gembong Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) Papua terus saja menganggu keamanan di wilayah Papua

Aksi-aksi kriminal bukan saja melukai bahkan membunuh warga tapi juga menewaskan prajurit TNI dan Polri

Belum lama , KKB menyerang markas kepolisian di Paniai

Mereka KKB Papua melakukan serangan brutal ke pos polisi di Paniai pada Jumat (15/5/2020) malam.

Dalam penyerangan tersebut, Briptu Kristian terluka karena dikeroyok para pelaku dan tiga pucuk senjata api dirampas.

Melansir dari Antara, KKB Papua pelaku penyerangan tersebut diketahui sehari-hari bergaul cukup akrab dengan anggota Pospol 99 Ndeotadi, lantaran rumah tinggal mereka tidak jauh dari pos tersebut.

Ilustrasi KKB Papua. Terbaru anggota KKB Papua menembak mati tim medis yang mengantar obat pasien covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, Jumat (22/5/2020).
Ilustrasi KKB Papua. Terbaru anggota KKB Papua menembak mati tim medis yang mengantar obat pasien covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, Jumat (22/5/2020). (Facebook/TNPNB)

Pimpinan kelompok pelaku penyerangan diketahui tumbuh dan besar di kawasan Ndeotadi, Paniai.

Ayahnya diketahui memiliki rekam jejak pernah terlibat kasus penyerangan Markas Kodim Paniai pada awal tahun 2000-an.

Indonesia di Urutan ke 31 Kasus Virus Corona,di Dunia Saat ini Sudah 5,5Juta Orang Terpapar Covid-19

Supaya Dikira Perawan, Wanita Malam Malam di China Manfaatkan Belut, Caranya Begini , Negeri?

Syahrini dan Reino Barack Tampil Mesra, Tepis Isu Keretakan Usai Video Gituan Menyebar

Pengorbanan Puput Nastiti Devi Hingga Tak Lagi Rayakan Lebaran,Tapi Tetap Ucapkan Selamat Idul Fitri

Betrand Peto Naik Pitam Saat Disentil Pengamat Musik, Ruben Onsu Ikut Peringatkan Media

Adu Cantik Para Artis Berseragam Busana Lebaran, Ada Syahrini, Maia Estianty Hingga Tasya Kamila

Kini yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

"Sehari-hari dia sudah mendapatkan manfaat di area itu. Setiap helikopter yang terbang ke sana harus memberi dia jatah cukup besar. Kalau dikalkulasi, setiap bulan dia bisa dapat sampai puluhan juta rupiah" jelas Waterpauw.

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved