Tujuh Desa di Kecamatan Lamaknen-Belu Telah Salurkan Bantuan Sembako

Kami melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat, dan khusus di Kecamatan Lamaknen

POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Penyaluran bantuan perluasan sembako kepada masyarakat Desa Mahuitas, Kecamatan Lamaknen, Jumat (22/5/2020). 

Tujuh Desa di Kecamatan Lamaknen-Belu Telah Salurkan Bantuan Sembako

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Sosial terus menyalurkan bantuan penanggulangan dampak covid-19 di sejumlah desa.

Jumat (22/5/2020) Dinas Sosial menyalurkan bantuan perluasan sembako dari Kementerian Sosial di tiga desa di wilayah Kecamatan Lamaknen yakni Desa Mahuitas dengan jumlah penerima 16 KPM, Duarato 16 KPM dan Leowalu jumlah penerima 19 KPM.

Sehari sebelumnya, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan perluasan sembako di Desa Lamaksenulu dengan jumlah penerima 33 KPM, Desa Makir 62 KPM, Desa Kewar 45 KPM dan Desa Fulur 61 KPM. Dengan demikian, jumlah desa di kecamatan Lamaknen yang sudah tersalurkan bantuan sembako sebanyak tujuh desa.

Hal ini dijelaskan Sekretaris Dinas Sosial, Ans Lopez mewakili Kepala Dinas Sosial. Ans mengatakan, penyeluran bantuan perluasan sembako dari Kemensos terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Dari Dinas Sosial dibagi dalam beberapa tim untuk mengawas proses penyaluran bantuan.

"Kami melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat, dan khusus di Kecamatan Lamaknen, dari sembilan deaa yang ada, sudah tujuh desa yang sudah menyalurkan bantuan", ungkap Ans.

Lanjutnya, dua desa yang belum yakni Desa Dirun dan Desa Maudemu. Sesuai jadwal, dua desa ini sesuai akan dilakukan Selasa (26/5/2020) mendatang.

"Dua desa yang belum dan sesuai jadwalnya hari Selasa mendatang. Kami berupaya agar penyaluran bantuan tidak ada hambatan", pinta Ans.

Menurut Ans, jumlah bantuan perluasan sembako sebesar Rp 200.000 setiap KPM per bulan
selama sembilan bulan kedepan terhitung April-Desember. Bantuan ini dalam bentuk buku rekening BRI dan Kartu Kesejahtaraan Sosial (KKS).

Anggota DPRD Mabar Desak Pemerintah Mendata Nelayan di Pesisir Pulau yang Terdampak Covid-19

Hi Guys, Berita Baik ! Jelang Idul Fitri PLN Pastikan Token Masuk ke Meter Pelanggan

Begini Jeritan Nelayan Pulau Medang Desa Batu Tiga, Kabupaten Mabar Karena Pandemi Covid-19

Update Corona di NTT:Tambah 3 Kasus Positif, Kabupaten TTS & Transmisi Lokal Rujukan RST Wirasakti

"Setiap KPM mendapatkan buku rekening BRI dan kartu KKS. Mereka dapat membeli bahan pangan di agen BRILink terutama beras dan telur," tutupnya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved