Cegah Covid-19, Manggarai dan Mabar Sepakat Posko Bersama di Perbatasan Weri Pateng

lokasi tersebut mengaku mengalami kesulitan jika hendak ke lahan pertanian milik mereka yang berada di seberang portal.

Cegah Covid-19, Manggarai dan Mabar Sepakat Posko Bersama di Perbatasan Weri Pateng
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Posko Perbatasan di Weri Pateng Desa Persiapan Redo, Kabupaten Manggarai.

Cegah Covid-19, Manggarai dan Mabar Sepakat Posko Bersama di Perbatasan Weri Pateng

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat akhirnya bersepakat untuk penjagaan bersama di wilayah perbatasan dua Kabupaten tersebut, di Weri Pateng, Desa Persiapan Redo.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Manggarai membangun posko dan portal di kawasan itu untuk memeriksa pelaku perjalanan yang melintas di dua kabupaten tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Lodovikus D. Moa kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (20/5/2020) pagi.

Dikatakan Lodi yang akrab disapa ini, Keputusan tersebut sempat menjadi polemik sebab warga Mangggarai Barat yang bertempat tinggal di lokasi tersebut mengaku mengalami kesulitan jika hendak ke lahan pertanian milik mereka yang berada di seberang portal.

Menyusul situasi tersebut, Kata Lodi, Wakil Bupati Manggarai Barat drh.Maria Geong, Ph.D bertemu dengan Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus, SH, MH dan Wakil Bupati Manggarai, Drs. Victor Madur untuk mencari solusi agar posko yang dibangun untuk mengantisipasi meningkatnya penyebaran Covid-19 tidak lantas menyulitkan mobilitas warga sekitar lokasi.

Dikatakan Lodi, sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, hari Kamis, 21 Mei 2020 kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di dua Kabupaten ini menyepakati beberapa hal.

Pertama, portal di Weri Pateng tetap ada dan dijaga bersama. Untuk kepentingan itu, Kabupaten Manggarai Barat membangun satu posko di lokasi yang tidak jauh dari posko milik Kabupaten Manggarai.

Kedua, meski ada dua posko di kawasan tersebut namun setiap Pelaku Perjalanan hanya akan diperiksa satu kali, dengan pembagian, Pelaku Perjalanan dari Kabupaten Manggarai akan diperiksa oleh Gugus Tugas C19 Manggarai Barat dan sebaliknya, Pelaku Perjalanan dari Kabupaten Manggarai Barat akan diperiksa oleh Gugus Tugas C19 Kabupaten Manggarai. Dalam hal ini, koordinasi dan komunikasi antar-petugas posko selalu dilakukan.

Ketiga, mitigasi terkait warga yang datang dari Manggarai dan Manggarai Barat yang mengalami gejala yang menyerupai C19 akan dilakukan oleh masing-masing Gugus Tugas. Artinya, penanganannya disesuaikan dengan panduan setiap Gugus Tugas.

Peduli Covid 19, Tim penanggulangan Covid 19 Gereja Gmit Paulus Naikoten Kupang Membagi Sembako

Anggota DPR RI,Ratu Wulla Bagikan 299 Dari 8000 Paket Sembako Kepada Warga Weekeloh Dan Ketewel, SBD

Masjid Al-Taqwa Naikoten 1 Tidak Buat Persiapan Idul Fitri, Begini Pesan H. Muhammad Abdurahman

Lodi juga mengatakan, Posko Kabupaten Manggarai sendiri tetap dijaga selama 24 jam sehari sedangkan Posko Kabupaten Manggarai Barat, sampai saat ini aktif mulai pukul 08.00 Wita sampai 18.00 Wita.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved