News

Bupati Sumba Barat Wajibkan Kepala OPD dan Sekretaris Tetap Berkantor, Sumtim Perpanjang WFH

"Kepala OPD dan sekretaris wajib hadir setiap hari. Sedangkan staf diatur secara shift. Kebijakan itu diambil untuk memutus rantai penularan corona."

istimewa
Bupati Sumba Barat menantangani, Drs.Agustinus Niga Dapawole menandatangani kerjasama empat bupati Sumba tangani penularan virus corona. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Petrus Piter/Oby Lewanmeru

POS KUPANG, COM, WAIKABUBAK - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole, memutuskan para aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu berkantor lagi seperti biasa dengan sistem shift, diatur oleh masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

"Kepala OPD dan sekretaris wajib hadir setiap hari. Sedangkan staf diatur secara shift. Kebijakan itu diambil untuk memutus rantai penularan virus corona," ujar Bupati Niga di hadapan ratusan ASN lingkup pemerintah setempat, Senin (18/5).

Bupati Niga mengakui perkembangan penularan virus corona di NTT selama sepekan terakhir ini cukup tinggi dari hari ke hari.

Dan, Sumba bukan zona hijau lagi karena di Sumba Timur terdapat tujuh orang positif corona. Bupati Niga mengimbau seluruh masyarakat Sumba Barat taati protokol kesehatan yakni untuk sementara di rumah saja, memakai masker bila berpergian keluar rumah, makan makanan bergizi, istirahat teratur, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta selalu menjaga physical distancing.

"Diyakini bila semua masyarakat melaksanakannya, akan bebas dari penularan virus corona," ujarnya.

Perpanjang WFH
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur (Sumtim) memperpanjang waktu kerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi ASN sampai 29 Mei 2020.

Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, SH, M.Si , Minggu (17/5) malam, membenarkan liburan ASN untuk melaksanakan kerja dari rumah masih diperpanjang hingga 29 Mei 2020 mendatang.

"Walaupun di Provinsi NTT ASN masuk kerja, tapi kita melihat kondisi di Sumba Timur, karena itu kita perpanjang waktu kerja dari rumah," terang Domu.

Dia mengakui ada surat edaran gubernur agar ASN masuk kerja pada Senin (18/5), namun dalam edaran itu ada diktum yang mengatakan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

"Melihat kasus positif yang terus bertambah di Sumba Timur, maka kita perpanjang masa kerja dari rumah sampai 29 Mei 2020," katanya.

"Kita sudah ada edaran sehingga tentu masa kerja dari rumah masih kita berlakukan di Sumba Timur. Apalagi saat ini daerah Sumba Timur telah ada kasus positif corona," tambah Domu.

Domu yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur ini mengingatkan kepada seluruh masyarakat setempat agar tetap mentaati protokol kesehatan, juga instruksi pemerintah, baik pemerintahan pusat, provinsi maupun kabupaten.

"Mari kita sama-sama miliki kesadaran dan tanggung jawab dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini dan secara umum di NTT dan Indonesia," ujarnya. *

Penulis: Petrus Piter
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved