Terkait Banjir di TTS, Adi Tallo : Belum Ada Laporan, Simak Infonya

Ada informasi banjir di tiga desa, tapi dampaknya seperti apa kita belum tahu, masih menunggu laporan dari pihak desa. Jika sudah ada laporan dari pem

Kaban PBD Kabupaten TTS, Ady Tallo
Kaban PBD Kabupaten TTS, Ady Tallo Area lampiran 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG. COM | SOE - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTS, Ady Tallo yang dikonfirmasi terkait banjir yang terjadi di Desa Skinu, Meusin dan Fatu Manufui mengatakan, pihaknya belum menerima laporan dari kepala desa setempat. Hingga kini, dirinya mengaku, pihaknya belum turun ke lapangan karena masih menunggu laporan dari pemerintah desa.

" Ini kepala desa ada banjir di mereka punya wilayah tapi tidak ada laporan ke kita. Minimal buat Laporan sampaikan lewat SMS atau pesan WhatsApp, banjirnya kenapa, Dampaknya seperti apa dan kebutuhan warga apa? Sehingga kita bisa bantu sesuai kebutuhan di lapangan," keluh Adi saat dihubungi Pos-Kupang.Com, Jumat (22/5/2020) pagi.

Informasi yang didapat lanjut Ady, banjir terjadi di tiga desa, yaitu Meusin, Skinu dan Fatu Manufui disebabkan karena curah hujan yang tinggi Tetapi soal dampaknya seperti apa dirinya belum menerima laporan.

" Ada informasi banjir di tiga desa, tapi dampaknya seperti apa kita belum tahu, masih menunggu laporan dari pihak desa. Jika sudah ada laporan dari pemerintah desa kita akan langsung turun membawa kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Diakuinya, beberapa anggota DPRD Kabupaten TTS juga telepon menelponnya guna mengkonfirmasi kasus banjir tersebut, namun karena belum ada laporan, dirinya belum bisa memberikan gambaran.

Datang Dari Jeneponto Untuk Antar Sofa di Reo, 9 ABK KLM Anugerah Nur Dipriksa Suhu Tubuh

" Tadi ada juga Anggota DPRD yang telepon saya tanya soal banjir tapi saya bilang laporannya belum ada. Saya minta bantuan pak dewan untuk desak para kepala desa agar bisa membuat laporan ke kita sehingga kita bisa turun dan membawa bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di bawah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tiga desa di Kabupaten TTS, Jumat (22/5/2020) pagi terendam banjir akibat frekuensi curah hujan yang tinggi seminggu terakhir. Ketinggian air sendiri bervariasi, mulai dari satu menter hingga setinggi 15 Cm.

Pemotongan Gaji Sepihak, PSSI Dapat Sorotan Asosiasi Pesepakbola Profesional Dunia

Camat Toianas, Adi Boimau membenarkan jika di Desa Skinu terjadi bencana banjir. Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi seminggu terakhir. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air di kali Noepono meluap dan menggenangi pemukiman. (din)

Kaban PBD Kabupaten TTS, Ady Tallo
Area lampiran
Kaban PBD Kabupaten TTS, Ady Tallo Area lampiran (Kaban PBD Kabupaten TTS, Ady Tallo)
Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved