News

Si Jago Merah Lahap Ruko di Pasar Matawai-Waingapu, Sumber Api Masih Misterius, Simak Kronologinya

Ruko di Pasar Matawai, Kota Waingapu, Sumba Timur, dilahap si jago merah, Rabu (20/5) dini hari.

POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Sumba Timur masih melakukan pemadaman api di bangunan yang terbakar di dalam Pasar Matawai, Sumba Timur, Rabu (20/5/2020). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oby Lewanmeru

POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Ruko di Pasar Matawai, Kota Waingapu, Sumba Timur, dilahap si jago merah, Rabu (20/5) dini hari.

Beruntung tak ada korban jiwa. Hingga saat ini belum diperkirakan berapa kerugian meterial akibat kebakaran tersebut. Para pemilik ruko masih menghitungnya.

Ruko yang terbakar berada di Jalan Pemuda, berada persis di samping El Cafe, berhadapan dengan Minie Cell dan Safita Fashion. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran.

Dampak kebakaran ini, ruas Jalan Pemuda ditutup sementara agar tidak ada arus kendaraan maupun orang yang melintasi jalur tersebut. Kendaraan yang boleh masuk hanya mobil tangki dan mobil pemadam kebakaran.

Pantauan Pos Kupang hingga pukul 06.30 Wita, petugas masih memadamkan api yang ada di puing-puing bangunan.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api. Masing-masing milik Polres Sumba Timur, Damkar milik Bandara Umbu Mehang Kunda dan milik Pemkab Sumba Timur.

Terlihat juga dua unit mobil tangki yang terus mensuplai air ke mobil pemadam kebakaran untuk selanjutnya disemprot ke puing-puing yang masih menyala.

Beberapa saksi mata yang ditemui mengakui tidak mengetahui pasti sumber api yang membakar ruko di pasar itu. Informasi lain yang diperoleh menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 Wita. Hingga pukul 08.30 Wita, petugas ter;ohat masih memadamkan api yang ada di puing-puing bangunan.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, S.IK, Rabu (20/5), membenarkan tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di Pasar Matawai. "Untuk korban jiwa nihil ," kata Handrio.

Dia menjelaskan, meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian material pasti ada. Namun, besarnya kerugian masih dihitung pemilik.

"Kerugian material masih dihitung oleh pemilik bangunan yang terbakar," terang Handrio. *

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved