News

Pemkab Kupang Siapkan Lokasi Karantina Pekerja Migran, Korinus: Salah Satunya Barak Brigif Komodo

"Kami menyiapkan tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan kembali ke Tanah Air secara terpusat," kata Bupati Korinus Masneno

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Bupati Kabupaten Kupang Korinus Masneno di Hotel Neo Aston Kota Kupang, Kamis (12/12/2019) 

POS KUPANG, COM, OELAMASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan tempat karantina terpusat bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang segera dipulangkan ke daerah itu pada akhir Mei 2020.

"Kami menyiapkan tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan kembali ke Tanah Air secara terpusat," kata Bupati Kupang Korinus Masneno ketika ditemui wartawan di Kupang, Kamis (21/5), terkait adanya rencana pemulangan 4.200 pekerja asal NTT dari sejumlah negara sebagai dampak pandemi COVID-19 pada akhir Mei 2020.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari Pemerintah NTT, dari 4.200 PMI yang kembali ke Tanah Air itu terdapat 1.200 orang berasal dari Kabupaten Kupang.

Korinus mengakui pihaknya masih meragukan data 1.200 orang PMI asal Kabupaten Kupang yang dipulangkan itu.

"Kami meragukan data itu. Kemungkinan jumlahnya tidak sampai mencapai ribuan orang," tegasnya.

Kendati demikian, kata mantan wakil bupati Kupang itu, pihaknya telah menyiapkan tempat karantina terpusat bagi PMI asal daerah itu yang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.

"Kami pastikan para PMI yang masuk PDP dilakukan karantina terpusat sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di Kabupaten Kupang. Sedangkan, bagi PMI yang masuk kategori ODP akan dilakukan karantina secara mandiri tetap dalam pengawasan tim gugus tugas penanganan COVID-19 di Kabupaten Kupang," ujarnya.

Dijelaskannya Pemerintah menggandeng TNI AD dalam menangani pemulangan PMI asal kabupaten Kupang itu, termasuk penggunaan fasilitas barak milik Brigif 21/Komodo di kawasan Oelamasi sebagai tempat karantina terpusat bagi PMI yang terindikasi terpapar COVID-19.

"Tempatnya sudah kami siapkan dan mampu menampung lebih dari 1000 orang," katanya, menambahkan pemerintahnnya juga menyiapkan dapur umum bagi para PMI ketika menjalani karantina terpusat. (antara)

Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved