Public Service Pos Kupang

Nelayan Manggarai Barat Menanti Bantuan

Saya warga Kabupaten Manggarai Barat yang tinggal di pulau. Mayoritas kami yang tinggal di pulau menggantungkan hidup sebagai nelayan

POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Darjat (30), nelayan Pulau Medang Desa Batu Tiga, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat memasak teripang, selanjutnya dijemur, Kamis (21/5/2020). 

POS-KUPANG.COM - SELAMAT pagi Pos Kupang. Saya warga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang tinggal di pulau. Mayoritas kami yang tinggal di pulau menggantungkan hidup sebagai nelayan.

Saya sendiri nelayan. Saya menjual teripang. Dulu harga teripang Rp 1,1 juta, akan tetapi saat ini dibeli dengan harga Rp 600 ribu. Ada juga lobster yang dulunya dijual Rp 300 ribu, saat ini harganya Rp 80 ribu.

Selain itu, sebelum mewabahnya virus Corona ( Covid-19), harga ikan pancing dipasaran berkisar Rp 25 ribu per kilogram. Saat wabah Covid-19, harga ikan pancing di pasaran semakin menurun.

Selamat Jalan Pejuang Demokrasi (In Memoriam EP da Gomez )

Dengan harga yang jatuh, kami pun sulit untuk berkembang secara ekonomi, sedangkan ingin melaut pun membutuhkan biaya. Kami lihat, harga ikan dan pembeli sama-sama semakin menurun. Kami sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah agar bisa bertahan hidup. Terima kasih.

Darjat (30)
warga Pulau Medang Desa Batu Tiga
Kecamatan Boleng

TANGGAPAN

Verifikasi Data Penerima Bantuan

TERIMA kasih informasinya. Disampaikan bahwa dari pemerintah daerah, kami sudah melakukan pendataan di 23 desa pesisir dan terdata sebanyak lebih dari 3.000 nelayan. Hasil pendataan ini kami verifikasi ulang sehingga tidak terjadi pendobelan, karena bantuan ini banyak, ada BLT Dana Desa, BST Kemensos RI dan bantuan lainnya.

Update Corona Sumba Timur - Tujuh Kasus Positif Merupakan OTG

Tidak boleh tumpah tindih. Jadi, sudah kami kembalikan ke pihak pemerintah desa untuk lakukan verifikasi lagi untuk menghindari pendobelan penerimaan bantuan.
Sampai saat ini verifikasi, baru dua desa yang yang sudah mengembalikan data yang telah diverifikasi dan kami sedang menunggu desa yang lainnya.

Proses pendataan ini harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati sehingga bantuan yang diterima tepat sasaran dan tidak ada tumpang tindih penerimaan bantuan karena ini uang negara.

Pada prinsipnya, kami respon kepada masyarakat karena pemerintah sudah menyiapkan dana untuk jaring pengaman sosial baik tingkat kabupaten, provinsi dan pusat.

Untuk nomenklatur bantuan, ini terpusat di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kabupaten dan dapat ditanyakan kepada pihak Dinas Sosial, kami sesuai tupoksi melakukan pendataan terhadap para nelayan.

Seperti apa bantuan apakah bantuan paket sembako atau uang tunai, silahkan konfirmasi ke Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mabar. Pemerintah sangat responsif dan seturut keinginan Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula pendataan harus dilakukan. (ii)

Yeremian Ontong
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan
Kabupaten Mabar

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved