Dua Kapal Ikan Nelayan Tenggelam, Rudy: Untung Kami Semua Selamat, Ini Kronologinya

Angin kencang disertai gelombang tinggi yang menerjang pesisir Pantai Utara pulau Flores Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Dua Kapal Ikan Nelayan Tenggelam, Rudy: Untung Kami Semua Selamat, Ini Kronologinya
istimewa
Suasana kapal ikan milik nelayan tenggelam di Desa Nangadhero Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Jumat (22/5/2020

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY --Angin kencang disertai gelombang tinggi yang menerjang pesisir Pantai Utara pulau Flores Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Akibatnya dua kapal penangkap ikan, jenis bagan, milik nelayan Desa Nangadhero Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo Nagekeo tenggelam, Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 04.00 Wita.

Pemilik Kapal, Cuandi, mengaku angin kencang yang disusul dengan gelombang laut dengan ketinggian sekitar 3 meter itu, terjadi sejak dua hari berturut-turut.

Ia menyatakan gelombang tinggi Kamis dini hari itu sangat deras disertai angin kencang. Saat itu menunjukan pukul 04.00 Wita ketika dirinya pulang melaut.

"Kejadiannya sekitar pukul 04.00 Wita, saat pulang melaut. Setelah menambatkan jangkar kapal, tiba-tiba datang angin kencang dari arah Timur dan gelombang besar setinggi 3 meter, menghujam kapal," jelasnya.

Ia mengatakan, akibat kejadian itu, dirinya menelan kerugian ratusan juta rupiah. Kapal itu ia belikan tahun 2017 berukuran 7 GT.

"Kapal itu saya beli tahun 2017 dan ukuran 7 GT. Kalau dihitung, diperkirakan saya rugi ratusan juta," ujarnya.

Pemilik kapal lainnya, Rudi mengalami hal serupa. Kapal 5 GT Riski Ilahi miliknya tersebut, ikut tenggelam bersamaan dengan Kapal Cahaya Marwah milik Cuandi.

"Kapal saya juga tenggelam saat angin kencang dan gelombang. Itu kapal satu-satunya untuk mencahari nafkah,"ungkap warga Desa Nangadhero ini.

Ia mengaku, selama ini dirinya dan teman-teman anak buah kapal (ABK) menggantungkan hidup di laut dengan kapal terssbut.

Namun saat ini, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa karena kapal sudah ikan sudah tenggelam.

Ia mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Untung saja kami semua selamat," ungkap Rudy.

Suasana kapal ikan milik nelayan tenggelam di Desa Nangadhero Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Jumat (22/5/2020
Suasana kapal ikan milik nelayan tenggelam di Desa Nangadhero Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Jumat (22/5/2020 (istimewa)

Area lampiran

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved