News

Dua Jam Kapolsek Wewewa Timur dan Camat Razia Masker di Perbatasan Sumba Barat, Ini yang Dilakukan

Setiap kendaraan yang melintas, baik sepeda motor maupun mobil, dihentikan sementara untuk diperiksa apakah warga menggunakan masker atau tidak.

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Camat Wewewa Timur, SBD, dan Kapolsek WewewaTimur, SBD, Ipda Edinius Y.Leba berbincang dgn bupati sbd dan Dandim 1629 SBD yang mengunungi posko perbatasan SBD-SB, Senin (18/5/2020) siang 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Petrus Piter

POS KUPANG, COM, TAMBOLAKA - Kapolsek Wewewa Timur, Sumba Barat Daya (SBD), Ipda Edinius Y Leba, dan Camat Ariyanto Dangga Loma, memimpin razia pemakaian masker di posko perbatasan antara SBD dengan Sumba Barat, Senin (18/5).

Setiap kendaraan yang melintas, baik sepeda motor maupun mobil, dihentikan sementara untuk diperiksa apakah warga menggunakan masker atau tidak.

Razia selama dua jam, petugas banyak menemukan warga tidak menggunakan masker. Kalaupun dibawa digantungkan di leher.

Terpantau, Kapolsek Wewewa Timur, Ipda Edinius Y Leba dan Camat Ariyanto Dangga Loma, bersama sejumlah tim yang bertugas di posko perbatasan SBD-Sumba Barat menghentikan setiap kendaraan yang melintas.

Petugas memberikan peringatan kepada warga yang tidak memakai masker, tidak diberikan sanksi.

Sekitar pukul 13.30 Wita, Bupati SBD, Konelius Kodi Mete; Dandim 1629 SBD, Letkol (Inf) M Laode S, dan rombongan mengunjungi posko perbatasan SBD-Sumba Barat.

Bupati Kodi Mete berharap tim yang bertugas di posko agar aktif melaksanakan tugasnya. Dengan demikian, setap persoalan yang terjadi terkait virus corona teratasi baik.

Sementara Camat Ariyanto Dangga Loma kepada wartawan mengatakan, operasi masker akan terus dilakukan hingga masyarakat sadar menggunakannya. *

Penulis: Petrus Piter
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved