Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten TTU Jalani Fit and Proper Test di DPC Partai Demokrat

Sebanyak tiga pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) menjalani fit and proper test

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Paket Fresh jalani fit and proper test di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten TTU, Senin (18/5/2020). 

Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati TTU Jalani Fit and Proper Test di DPC Partai Demokrat

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Sebanyak tiga pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) menjalani fit and proper test di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat TTU, Senin (18/5/2020).

Tiga pasangan calon yang mengikuti fit and proper test di partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut diantarannya Hendrikus Frengky Saunoah, SE dan Drs. Amandus Nahas (Paket Fresh), Kristoforus Efi, ST dan Horonimus Joni Tulasi, SH, dan Drs. Juandi David dan Drs. Eusabius Binsasi (Paket Desa Sejahtera).

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten TTU, Yohanes Salem mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Selasa (19/5/2020).

Yohanes mengatakan bahwa, pemerintah pusat melalui presiden Jokowi sudah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020.

Perpu itu mengatur tentang penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi Desember atau bisa lebih lama lagi tergantung dari situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Menurutnya, nomenklatur dalam Perppu tersebut sudah mengatur tentang, perubahan ketiga atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, sehingga mendarong partai politik ditanah air untuk memacu proses penetapan paslon peserta pilkada serentak tahun 2020.

"Oleh karena itu, DPC Partai Demokrat pun tidak tinggal diam, setelah mendapat instruksi dari DPD sebagai tindak lanjut dari Perpu Nomor 2/2020 supaya DPC segera merekomendasikan paslon yang di usung oleh Partai Demokrat TTU pada pilkada serentak 2020, maka proses penyaringan paslon terus dilakukan tetapi kita tetap perhatikan protokol kesehatan covid19," ujarnya.

Yohanes menjelaskan, proses penyaringan paslon bupati dan wakil bupati diawali dengan rapat pleno diperluas yang dihadiri oleh para pengurus Dewan Pimpinan Cabang dan Dewan Pimpinan Anak Cabang se Kabupaten TTU pada tanggal 17 Mei 2020 lalu.

Dalam rapat pleno tersebut disepakati beberapa keputusan diantaranya sayarat penyaringan paslon, mekanisme fit and proper test.

Selain itu penunjukan tim fit and proper test terhadap figur-figur yang sudah mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon bupati maupun wakil bupati di Kantor DPC Partai Demokrat pada tahap penjaringan tahun 2019 yang lalu.

Setelah melalui rapat tersebut, dibentuklah tim fit and proper test yang terdiri dari 5 orang dengan komposisi empat orang dari unsur DPC dan satu orang dari unsur DPAC, dengan tugas tim adalah melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap semua paslon yang mendaftar di DPC Demokrat Kabupaten TTU.

"Jadi anggota tim yang melaksanakan fit and proper test teehadap para paslon dari unsur DPC Partai Demokrat TTU terdiri dari Ketua Tim Yohanes Salem, ST, Wakil Ketua Tim Aloysius Talan, SP, Sekertaris Paulus Adolf Gustaf Maf, S.Pd dan anggota Drs. Martinus Toleu, MM, serta marselus Siga,S.Ip," terangnya.

Yohanes mengatakan, kegiatan fit and proper test sudah dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2020. Dari 6 peserta yang mendafar di Partai Demokrat, hadir sesuai dengan undangan sebanyak tiga paslon, sedangkan satu paslon berhalangan hadir.

" Yang hadir itu Pak H. Frengky Saunoah,SE dan Drs.Amandus Nahas, Pak Drs, Juandi David dan Drs. Eusabius Binsasi, serta Pak Kritoforus Efi, ST dan Hironimus Joni Tulasi, SH. Yang berhalangan hadir itu Pak Gerardus Naisoko, SH dan pasangannya Drs. Ambrosius Korbafo, M.Si," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved