4 Surat Penumpang Pesawat

MASKAPAI Lion Air kembali melayani penerbangan komersial terhitung sejak 15 Mei 2020

KOMPAS.com/Airbus
Ilustrasi pesawat Lion Air 

POS-KUPANG.COM - MASKAPAI Lion Air kembali melayani penerbangan komersial terhitung sejak 15 Mei 2020. Pada penerbangan pertama, Lion Air mengangkut 80 penumpang dari Bandara El Tari Kupang tujuan Surabaya-Jakarta.

"Untuk sementara baru Lion Air GT 693 yang melakukan penerbangan, pukul 13.00 Wita pada tanggal 15 Mei tersebut," kata Area Manager Lion Air Grup NTT, Rynus Zebua ketika dikonfirmasi di Kupang, Sabtu (16/5/2020).

Rynus mengatakan, calon penumpang wajib memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar diperbolehkan untuk melakukan penerbangan.

Hikmah Ramadhan: Al-Quran Sebagai Pengobat

"Pertama, dan yang paling utama itu surat keterangan sehat bebas Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR atau rapid test. Bisa juga digunakan surat keterangan sehat dari rumah sakit, Puskesmas, dinas kesehatan dan klinik kesehatan setempat," sebut Rynus.

Kedua, pegawai yang melakukan perjalanan dinas, harus membawa serta surat dinas. Ketiga, penumpang yang ingin mengunjungi orang sakit harus membawa surat sakit dari orang sakit yang akan dikunjung. "Keempat, jika penumpang ingin melakukan perjalanan karena alasan kedukaan, berarti harus membawa surat keterangan orang meninggal tersebut," ujar Rynus.

Marius Bantah Perawat Terpapar Corona

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Lion Air, Wings Air dan Batik Air resmi beroperasi melayani rute domestik, mulai Minggu (10/5).

Menurut Danang, Lion Air Group menerapkan semua standar operasional penerbangan selama pandemi Covid-19, di antaranya semua awak pesawat yang aktif terbang sudah dilakukan rapid test dengan hasil negatif.

Pemeriksaan kesehatan awak pesawat tetap dijalankan sebelum penerbangan (pre-flight health check), guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight)

Selain itu, menyediakan cairan pembersih kuman pada tangan (hand sanitizer) bagi tamu atau penumpang ketika mulai proses pelaporan (check-in). Semua pesawat sebelum terbang dilaksanakan penyemperotan desinfektan, dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat.

Danang mengatakan, awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling) dan layanan lainnya, Lion Air Group harus mengikuti protokol kesehatan, yakni pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan dan wajib menggunakan masker,

Berikutnya, mengoptimalkan pengaturan jarak aman antar tamu atau penumpang (physical distancing) dalam kabin pesawat pada penerbangan.

"Tujuan pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap berjalan berdasarkan ketentuan berlaku yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first), tetap melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19," ujarnya.

"Lion Air Group dalam menghadapi situasi seperti saat ini, sudah mempersiapkan berbagai langkah preventif secara terstruktur, komprehensif dan berupaya maksimal dalam rangka memberikan pelayanan," tambah Danang. (cr5/yen)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved