Breaking News:

Moms, Kenali Penyebab Tekanan Darah Rendah Selama Kehamilan

Tekanan darah menurun, karena terjadi peningkatan volume darah dalam sirkulasi dan pembuluh-pembuluh darah melebar.

Editor: Rosalina Woso
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi ibu hamil 

Saat hamil, umumnya terjadi penurunan tekanan darah diastolik lebih banyak dibandingkan sistolik, yaitu sistolik sebesar 5—10 mmHg sedangkan diastolik bisa mencapai 15 mmHg.

Umumnya, hipotensi pada ibu hamil hanya menimbulkan gejala ringan, seperti pusing, sakit kepala, mata berkunang-kunang, mual, muntah, badan lemas, atau terasa ingin pingsan, dan keluar keringat dingin.

Hal ini terutama dirasakan pada saat perubahan posisi berdiri secara cepat dari posisi duduk atau tidur.

Meski hipotensi bukanlah penyakit karena termasuk normal terjadi dalam masa kehamilan, namun kehati-hatian tetap diperlukan.

Pasalnya, hipotensi dapat berbahaya jika menyebabkan gejala berat, seperti perdarahan, nyeri kepala hebat, gangguan penglihatan, nyeri dada, sesak napas, dan kelemahan pada salah satu bagian sisi tubuh.

Pada kasus-kasus tersebut, dapat menyebabkan kerusakan seluruh organ tubuh, mulai ginjal, liver, jantung, dan lainnya.

Untuk itu, jangan pernah mengabaikan jadwal kunjungan rutin ke dokter guna memeriksakan kehamilan.

Pasalnya, saat kunjungan antenatal itu, tekanan darah Moms akan diukur sehingga bisa diketahui ada atau tidaknya masalah pada tekanan darah.

Jadi, meski hipotensi saat hamil merupakan hal normal, namun tetap harus dipastikan kondisi kesehatan Moms dan janin tidak terganggu dengan terjadinya hipotensi.

Renungan Katolik: Memaknai Surat-surat dari Molokai-Hawaii (7) Vos Testimonium:Kamu Harus Bersaksi

Bupati Stefanus Bria Seran Kagumi Usaha Jambu Mete dan Keindahan Alam di Kobalima

Anda Sering Alami Sakit Kepala? Sembuhkan dengan 5 Tips Praktis Tanpa Minum Obat, Fokus Nomor 3 & 5

Khusus yang Menikah, Usai Sembuh dari Covid Pasien Diingatkan Tidak Melakukan Hal yang Satu Ini

5 Tips Ngemil yang Sehat dan Terkontrol Versi Psikolog Klinis Biar Tetap Happy

Jika terjadi gejala seperti itu segera konsultasikan ke dokter ya, Moms.(*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved