Bupati Agustinus Niga Dapawole Launching Penyaluran BST

Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole secara resmi melaunching penyaluran dana BST dari Kementerian Sosial RI

ISTIMEWA
Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole didampingi Kapolres SB, AKBP Khairul.Saleh, S.H, Sik, M.Si, Dandim 1613 SB, Letkol Inf.Eko Wardono, Ketua DPRD SB, Dominggus Ratu Come dan pengadilan SB, secara resmi melaunching pembagian BST dengan resmi menyerahkan BST kepada dua perwakilan warga yang hadii di aula kantor bupati SB, Senin (18/5/2020) 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole secara resmi melaunching penyaluran dana bantuan sosial tunai ( BST) dari Kementerian Sosial RI untuk 4.827 warga penerima manfaat yang berlangsung di aula kantor Bupati Sumba Barat, Senin (18/5/2020).

Didampingi Plh Sekda Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, S.Sos, Kapolres Sumba Barat, AKBP Khairul Saleh, S.H, SIk,M.Si, Dandim 1613 Sumba Barat Lekol Inf.Eko Wardono dan Ketua DPRD Sumba Barat, Dominggus Ratu Come, Bupati Agustinus Niga Dapawole mengatakan bantuan sosial dari kementerian sosial RI adalah untuk meringankan beban masyarakat Sumba Barat akibat dampak pandemi virus Corona sebagaimana terjadi sekarang.

Kominfo Lembata Terus Berkoordinasi Dengan BAKTI Untuk Tuntaskan Masalah Sinyal di Lamalera

Karena itu, masyarakat yang.mendapatkan bantuan tersebut adalah masyarakat miskin dan sangat miskin yang bukan pemerima program keluarga harapan (PKH) dan program bantuan pangan non tunai.

Selain itu masyarakat penerima bantuan sosial tunai tidak boleh dobel menerima jenis bantuan lainnya. Bila hal terjadi maka penerika program tersebut segera melaporkan kepada pihak terkait.

Update Covid-19 di Belu: Pelaku Perjalanan Beresiko Tersisa 123 Orang

Untuk itu Bupati Agustinus Niga Dapawole mengajak semua komponen terkait untuk menjaga suasana tetap kondusif agar penyaluran dana bantuan langsung tunai berjalan aman dan lancar. Bantuan tersebut sebesar Rp 600.000 per bulan selama 3 bulan terhitung April hingga Juni 2020.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Semuel Dato Mesa dalam laporannya mengatakan untuk memimalisir dampak sosial dan ekomomi yang timbul akibat penanganan Covid-19 maka kementerian sosial memutuskan memberikan bantuan sosial tunai sebesar Rp 600.000 per bulan per kepala selama tiga bulan berturut-turut terhitung bulan April 2020 hingga Juni 2020 bagi keluarga tidak mampu dan kategori sangat miskin, miskin dan rentan miskin diluar penerima program bantuan sosial program keluarga harapqn san program kartu sembako yang terkena dampqk penanganan Covid-19 baik yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial maupun yang tidak terdaftar. Tujuan kegjatan tersebut adalah memberikan bantuan sosial dalam bentuk uang tunai kepada keluarga tidak mampu yang berada salam kategori sangat miskin dan rentan miskin diluar penerima program keluarga harapan dan program kartu sembako yang terkena dampak pembatasan sosial dalam rangka menekan penyebaran Covid-19

Dengan demikian, yang menjadi tujuan program bantuan sosial tunai penanganan Covid-19 adalah meningkatkan daya beli masyarakat sehingga mengurangi dampak sosial ekonomi yang timbul senagai akibat pembatasan sosial dalam rangka penanganan Covid-19.

Lebih lanjut dijelaskan sasaran program bantuan sosial tunai penanganan Covid-19 adalah keluarga tidal mampu yang berada dalam kategori sangat miskin, miskin dan rentan miskin diluar penerima program keluarga harapan dan program kartu sembako yang terdaftar salam data terpadu kesejahteraan sosiail maupun yang tidak terdaftar yang terkena dampak pembatasan sosial dalam rangka menelan penyebaran Covid-19.

Karena itu, ia berharap para penerima bantuan tersebut dapat memanfaarkan dengan baik demi.memenuhi kebutuhan hidulnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved