Corona di NTT

59 Sampel Swab Sedaratan Sumba Siap Diangkut, Gubernur Siapkan Transportasi Khusus

Sebanyak 59 sampel swab dari empat kabupaten di wilayah Pulau Sumba siap untuk dikirim ke laboratorium Biomolekular RSUD WZ Johannes Kupang

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT drg Dominikus Minggu Mere 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sebanyak 59 sampel swab dari empat kabupaten di wilayah Pulau Sumba siap untuk dikirim ke laboratorium Biomolekular RSUD WZ Johannes Kupang. Namun saat ini terkendala transportasi antar wilayah. 

Demikian keterangan Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT drg Dominikus Minggu Mere saat jumpa media yang dilaksanakan di media center Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT pada Senin (18/5/2020) siang. 

"Sudah lebih dari 59 sampel swab yang ada di Sumba dan siap dikirim ke Kupang," ujar Minggu Mere yang didampingi oleh Jubir Gugus Tugas Dr. Marius Ardu Jelamu. 

6 Pasien Positif Covid-19 NTT Sembuh, Ini Harapan Minggu Mere

Karenanya, dalam rangka percepatan pemeriksaan sampel swab, pemerintah provinsi NTT berencana mengambil langkah untuk menjemput sampel swab yang ada di Pulau Sandelwood itu.  

"Dalam perencanaan, kita akan mengambil sampel swab di daratan Sumba. Bapak Gubernur melalui gugus tugas mengambil langkah untuk mempercepat pengangkutan dengan transportasi khusus yang sudah dipersiapkan Bapak Gubernur," terang Minggu Mere. 

Waspada! 10 Kabupaten Kota di NTT Terpapar Covid-19

Pria yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu tidak menjelaskan secara rinci transportasi khusu apa yang akan digunakan. 

Sebelumnya, dengan bantuan helikopter milik BNPB Kabupaten Manggarai Barat, telah dilakukan mobilisasi menggunakan helikopter milik BPBD Manggarai Barat untuk mengangkut 27 spesimen swab dari Kabupaten Manggarai Barat, 1 spesimen swab Manggarai, 19 spesimen swab Kabupaten Sikka dan 14 spesimen swab dari Kabupaten Lembata. 

Helikopter tersebut juga membawa serta APD untuk didistribusikan di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai.

Pemerintah, tegas Minggu Mere, terus menerus berkomitmen untuk mempercepat informasi yang berkaitan dengan kepastian tentang rujukan spesimen swab dari Kabupaten. Meskipun hati ini libur, petugas lab tetap bertugas. 

"Kita ingin agar supaya seluruh sampel swab yang dikirim agar dilakukan pemeriksaan sehingga dapat diketahui hasilnya segera," ujarnya. 

Pemerintah kabupaten/kota melalui tim gugus Covid-19 agar dapat melakukan tindakan seperti tracking dan pemeriksaan epidemiologi sehingga dapat diketahui para pihak yang berkontak erat. Hal itu dilakukan agar dapat membatasi ruang gerak penyakit agar dapat tertangani dengan baik. 

Sementara itu terkait hasil 23 sampel positif Covid-19 dari Balitbang Kemenkes Jakarta, ia menerangkan bahwa identitas mereka telah masuk dalam hasil pemeriksaan spesimen yang di Laboratorium RSUD Prof WZ Johannes Kupang. 

"Informasi dari Balitbang Jakarta , ada 23 yang terkonfirmasi positif. Namun demikian setelah di cek nama-namanya ternyata sudah dalam laporan kita berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen swab yang dilakukan oleh RSUD Prof WZ Johannes Kupang," kata Minggu Mere.

Ia menjelaskan, setiap laporan yang dikirim oleh laboratorium Biomolekular Kupang, untuk setiap pasien positif akan dilaporkan ke Gugus Tugas Nasional dan Crisis Center Kementerian kesehatan RI. 

"Setiap pasien yang terkonfirmasi positif harus kami laporkan ke Gugus Tugas Nasional dan crisis center Kementerian kesehatan. Data itu akan dipublish oleh jubir Gugus Tugas Covid-19 nasional," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved