Update Covid

Update Covid-19 di Belu : ODP Sisa 3 Orang

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sisa 3 orang yang tersebar di dua kecamatan yakni, Kecamatan Tasifeto Barat sebanyak 2 orang

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau. 

Update Covid-19 di Belu: ODP Sisa 3 Orang

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Belu terus menurun setiap hari. Sesuai Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu hingga, Sabtu (16/5/2020) menunjukan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sisa 3 orang yang tersebar di dua kecamatan yakni, Kecamatan Tasifeto Barat sebanyak 2 orang dan Kecamatan Tasifeto Timur 1 orang.

Selain ODP, Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan juga menurun sehingga total Pelaku Perjalanan Berisiko saat ini 109 orang.

Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE kepada wartawan mengatakan, walaupun data monitoring PDP, OTG dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun dan jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada tenaga medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama.

Cristoforus mengatakan, sejauh ini belum ada informasi dari manajemen RSUD Atambua tentang tenaga medis yang terpapar.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved