Prabowo Incar Teknologi Canggih Kapal Selam untuk Perkuat Militer Indonesia, Seperti Apa Bentuknya?

Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, sedang mengincari teknologi canggih kapal selam untuk menambah kekuatan militer Indonesia

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). KOMPAS.com/ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). KOMPAS.com/ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA 

Prabowo Incar Teknologi Canggih Kapal Selam untuk Perkuat Militer Indonesia, Seperti Apa Bentuknya?

POS-KUPANG.COM, JAKARTA  - Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, sedang mengincari teknologi canggih kapal selam untuk menambah kekuatan militer Indonesia.

Menhan Prabowo melirik deretan kapal selam canggih macam Scorpene Prancis, A26 Swedia hingga KSS-III Korea Selatan (Korsel) demi memenuhi akan hadirnya unsur penggebuk bawah laut negeri ini.

Selain membeli dalam UU Pertahanan, Indonesia wajib menerima Transfer of Technology (ToT) dari negara penjual agar kemandirian alutsista dalam negeri segera tercapai.

Progress kemandirian itu sudah terlihat sekarang meski belum sepenuhnya maksimal.

Misal joint production kapal selam Chang Bogo class Indonesia-Korsel, pembangunan Light Fregate Martadinata class, Proyek jet tempur KFX/IFX, medium tank Harimau Pindad, hingga masih banyak lagi yang sedang on progress.

Terkhusus kapal selam Indonesia amat getol membangun siluman bawah air ini karena inilah alutsista paling strategis untuk menjaga luasnya laut Ibu Pertiwi.

Maka Indonesia menjalin kerjasama dengan berbagai negara dan mengincar tiga jenis kapal selam diatas agar mendapatkan teknologi apa itu yang namanya Air Independent Propulsion (AIP).

Boleh jadi semua kapal selam terkini harus dilengkapi dengan AIP agar lebih senyap saat beroperasi.

Mengutip public.navy.mil, AIP sendiri adalah sebuah sistem dimana kapal selam dapat dibuat menyelam lebih lama.

Halaman
123
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved