Warga Urus Surat Keterangan Pelaku Perjalanan di Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Ngada

Sejumlah warga Ngada yang hendak berpergian ke luar Ngada wajib mengurus surat keterangan pelaku perjalanan

POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana saat petugas medis mengurus surat di Posko Covid-19 Ngada Kantor BPBD Ngada, Kamis (15/5/2020). 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Sejumlah warga Ngada yang hendak berpergian ke luar Ngada wajib mengurus surat keterangan pelaku perjalanan. Surat keterangan diberikan oleh Satgas Posko Covid-19 Kabupaten Ngada di Kantor BPBD Ngada Kota Bajawa.

Sebelum mengurus surat, warga harus melakukan screening oleh petugas medis dan memperoleh surat kewaspadaan.

Setelah mendapatkan surat keterangan kesehatan warga menuju loket kedua untuk mengurus surat keterangan pelaku perjalanan.

Rapid Test 5 Warga Sumba Barat Sepesawat Dengan Pasien Covid-19 Waingapu Non Reaktif

Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, di Posko Satgas Covid-19 Ngada Kantor BPBD Ngada Kota Bajawa, Kamis (14/5/2020) menyebutkan, untuk warga yang hendak ke tempat yang sudah zona merah Covid-19 dan bukan zona merah wajib memiliki surat keterangan dari Posko Covid-19 Kabupaten.

Bagi pelaku perjalanan dari wilayah kabupaten Ngada dengan tujuan ke kabupaten lain dalam rangka mengambil barang kebutuhan, daftar barang logistik/peralatan kesehatan diizin keluar/masuk asalkan dilampirkan juga dengan surat keterangan kesehatan pelaku perjalanan dari gugus tugas kabupaten Ngada serta daftar manifest barang.

Pemkot Kupang Beri Bantuan Logistik ke Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia

Sedangkan pelaku perjalanan dari Kabupaten Ngada tujuan ke Kabupaten lain untuk urusan pribadi diwajibkan melampirkan surat keterangan sehat dan surat keterangan perjalanan dengan masa laku 1 (satu) hari.

Pelaku perjalanan/kendaraan dari kabupaten lain diizin masuk ke wilayah kabupaten Ngada khusus kendaraan yang mengantar bahan logistik/peralatan kesehatan dengan dilampirkan juga dengan surat keterangan kesehatan dari pelaku perjalanan dan daftar manifes barang.

Sementara itu Bupati Ngada Paulus Soliwoa, mengatakan Kabupaten Ngada melakukan lockdown terbatas.

Hal yang perlu dipahami bahwa prosedur yang paling utama adalah pengawasan dalam arti surat keterangan sehat ataupun kartu kewaspadaan wajib dimiliki untuk orang yang melintas dan diperiksa oleh petugas di pintu masuk perbatasan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved