Bupati Belu Minta Masyarakat Awas dan Laporkan Kejanggalan Pendataan Penerima Bantuan Covid-19

Merebaknya virus corona atau Covid-19 di negeri ini telah menimbulkan berbagai dampak, baik dampak ekonomi maupun dampak sosial

Bupati Belu Minta Masyarakat Awas dan Laporkan Kejanggalan Pendataan Penerima Bantuan Covid-19
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay

POS KUPANG.COM | ATAMBUA - Merebaknya virus corona atau Covid-19 di negeri ini telah menimbulkan berbagai dampak, baik dampak ekonomi maupun dampak sosial.

Pemerintah dari pusat sampai daerah telah berupaya mengatasi berbagai dampak tersebut melalui program bantuan langsung kepada masyarakat. Proses pendataan masyarakat penerima bantuan memang membutuhkan waktu dan kecermatan agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Aspek transparansi data penerima bantuan menjadi hal penting yang harus dilakukan sehingga masyarakat turut mengawasinya. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan hak masyarakat yang harus diterima tanpa diskriminasi.

Reaksi Luna Maya Saat Baim Wong Sebut Ariel NOAH Lebih Cocok Jadi Suaminya, Raffi Ahmad Lakukan ini

Tampaknya Bupati Belu, Willybrodus Lay sudah memikirkan dampak tersebut sehingga Bupati mengeluarkan surat yang isinya memerintahkan para kepala desa dan lurah agar wajib mengumumkan nama-nama peserta penerima bantun penanggulangan Covid-19 dan nomor call center.

Ketakutan Sandra Dewi saat Pandemi Corona Diungkap Titi Kamal, Istri Harvey Moeis Singgung Kebobolan

Hal ini memberi ruang kepada seluruh masyarakat agar sama-sama mengawasi program bantuan pemerintah dalam rangka penanggulangan Covid-19. Masyarakat dapat menyampaikan komplain manakala ada kejanggalan yang terjadi seperti, pendobelan data penerima, ada warga yang layak menerima bantuan tapi tidak terdata. Bisa juga sebaliknya, warga yang tidak layak menerima bantuan tapi namanya terdata sebagai penerima bantuan.

"Saya perintahkan kepala desa dan lurah supaya umumkan nama-nama penerima bantuan dan nomor call center di kantor desa. Tujuannya kalau ada masyarakat yang merasa namanya belum masuk bisa sampaikan atau ada warga yang tidak berhak terima tapi didata", jelas Bupati Willy Lay saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (14/5/2020).

Bupati Willy Lay mengungkapkan, surat himbuan mengumumkan nama-nama penerima bantuan merupakan kewajiban dari pemerintah dalam rangka transparansi pelaksanaan program bantuan penanggulangan Covid-19. Kemudian, bantuan yang diberikan pemerintah itu adalah hak masyarakat sehingga masyarakat perlu mengetahuinya.

Selain itu, langka seperti ini dapat meminimalisir permasalahan sosial di tengah masyarakat. Karena setiap kali muncul masalah, masyarakat bisa langsung melaprokan dan pemerintah secepatnya menyelesaikannya.

"Ini juga bisa mengatasi masalah. Kalau dia punya nama tidak ada, dia langsung komplain dan pemerintah segera menyelesaikan", ungkap Bupati Willy Lay.

Willy Lay juga sudah meminta para kepala desa dan lurah agar nama-nama yang sudah diverifikasi segera diumumkan di papan pengumuman kantor desa dan kelurahan masing-masing.

"Setiap nama yang sdah diverifikasi ditempel sambil kerja data yang lain supaya masyarakat membantu pemerintah mengawasi hak-hak masyarakat", tuturnya.

Ditanya mengenai jumlah komplain yang disampaikan masyarakat, Bupati Willy Lay melalui pejabat pengelolan call center Debrito Seran mengatakan, sampai saat ini baru lima orang yang menyampaikan komplain. Kondisi ini menunjukkan, proses pendataan yang dilakukan pemerintah sudah sangat bagus dan sudah mengkover semua masyarakat yang terdampak Covid-19.

Apabila pendataan masih belum bagus maka jumlah pengaduan dari masyarakat pasti sudah banyak.

Bupati Willy Lay menambahkan, dalam upaya mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Belu menyediakan empat jenis bantuan yakni, 1) Bantuan Sosial Tunai (BST), 2) Perluasan Program Sembako, 3) Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dan Dampak Ekonomi, 4) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved