Corona di NTT
BREAKING NEWS: Pasien Positif Covid-19 NTT Bertambah 8 Orang, Sumbangan Klaster Lambelu
Pasien positif Covid-19 di Provinsi NTT bertambah delapan orang. Penambahan positif ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pasien positif Covid-19 di wilayah Provinsi NTT bertambah delapan orang. Penambahan positif ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab yang dilakukan di Laboratorium Biomolekular RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang.
"Berdasarkan laporan dari laboratorium RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang, dari 46 sampel swab yang diperiksa, diketahui ada 8 pasien positif," ujar Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT drg Dominikus Minggu Mere saat jumpa media di Media Center Kantor Gubernur NTT pada Jumat (15/5/2020) siang.
• Pandemi Covid-19, Ketua Umum Bhayangkari Pusat Beri Bantuan Tenaga Medis Kabupaten Kupang
Minggu Mere menjelaskan, delapan sampel positif Covid-19 itu berasal dari Kabupaten Sikka, Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Timur.
"Perinciannya ada 4 orang positif dari Kabupaten Sikka dari Cluster Lambelu, 3 orang positif dari kota Kupang dari transmisi lokal dan satu positif di Kabupaten Sumba Timur," ujar Minggu Mere yang didampingi oleh Jubir Gugus Tugas Covid-19 NTT Dr Marius Ardu Jelamu.
• Kabar Gembira, Hasil SWAB 10 Sampel dari Kabupaten Lembata Negatif
Pria yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu menerangkan, untuk pasien positif di Kota Kupang kini telah dirawat dI RSUD Prof WZ Johannes Kupang dan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Sedangkan, untuk pasien positif di Kabupaten Sikka dari cluster Kapal Lambelu, berdasarkan Koordinasi dengan Bupati Sikka, mereka akan dirawat di RSUD TC Hillers Maumere.
Dengan hasil tersebut maka, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 NTT, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Kupang menjadi 14 kasus, Kabupaten Sikka menjadi 12 kasus dan Kabupaten Sumba Timur menjadi 2 kasus.
Sementara itu, untuk Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 12 kasus, Kabupaten TTS menjadi 2 kasus, Kabupaten Rote Ndao 2 kasus serta masing masing satu kasus untuk Kabupaten Ende, Nagekeo dan Flotim. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)