Corona di NTT

Pemuda Sumba Barat Reaktif Rapid Tes, Warga Minta Gugus Tugas Lakukan Tindakan

wargalah yang aktif melakukan tindakan pencegahan, seperti melakukan disinfeksi secara sukarela di lingkungan tersebut. Ia bersama para pemuda lai

POS-KUPANG.COM / ISTIMEWA
/ Petugas Posko Covid-19 Kota Kupang sedang memberikan penjelasan kepada warga RT 34 dan RT 35 RW 11 Kelurahan Fatululi tentang tatalaksana Covid-19 dan protokol kesehatan yang harus dijalankan, Rabu (13/5/2020) malam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Suasana di salah satu lingkungan di RT 34 RW 11 Kelurahan Fatululi tampak ramai. Lolang, pemuda lingkungan tersebut menjelaskan, ada beberapa pemuda asal Sumba Barat yang mengikuti tes tentara dan sementara tinggal di wilayah tersebut

. Berhubung tes telah selesai dilakukan, mereka berencana untuk kembali ke Sumba Barat dengan sebelumnya melakukan tes kesehatan. Berdasarkan hasil tes, terdapat tiga orang dari kawanan pemuda pendatang tersebut yang reaktif terhadap rapid test, yang mana dua dari tiga orang tersebut tinggal di indekos di wilayah itu.

Menurut informasi, kedua pemuda reaktif rapid test itu mendapatkan perawatan di Klinik Pratama Undana Kupang, tapi mereka pernah berinteraksi di lingkungan tersebut. Hal ini membuat warga meminta gugus tugas untuk mengambil langkah penanganan terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan kedua pasien reaktif.

Menteri Agama Imbau Salat Idul Fitri di Rumah Saja, Bagaimana Cara Salat Id di Rumah? Simak Info

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu (13/5/2020) pukul 22.48, sebuah mobil oranye milik BPBD Kota Kupang tiba di lokasi tersebut. Kepala BPBD Kota Kupang Jemy Didok bersama anggota posko Covid-19 Kota Kupang menghampiri kerumunan warga tersebut. Setelah mendengar penjelasan warga dan berdiskusi cukup lama, timnya menjelaskan bahwa tim surveilans dari gugus tugas Covid-19 Kota Kupang akan turun melakukan pendataan pada Kamis (14/5/2020) di beberapa titik yang dicurigai pernah adanya interaksi dengan pasien reaktif.

Dari hasil pendataan itu, gugus tugas Covid-19 Kota Kupang akan mengambil langkah penanganan selanjutnya. Pada kesempatan itu, tim gugus tugas juga menjelaskan bahwa penegakan diagnosis agar seseorang dikatakan positif Covid-19 ialah melalui tes PCR atau pengambilan swab.

Namun, masyarakat yang merasa pernah melakukan kontak diminta untuk sesegera mungkin melaporkan ke RT atau lurah untuk selanjutnya diarahkan ke Posko Covid-19 Kota Kupang. "Jangan panik. Jangan kerumun," kata Jemy.

Pengungkapan Uang Palsu Rp 3 Miliar, Pelakunya Guru Honorer, Sedang Cari Dukun, Ini Kornologinya

Kepada awak media, Lolang mengungkapkan, baik pihak RT atau kelurahan belum melakukan penanganan terhadap situasi ini. Ia menambahkan, justru wargalah yang aktif melakukan tindakan pencegahan, seperti melakukan disinfeksi secara sukarela di lingkungan tersebut.

Ia bersama para pemuda lainnya akan berembuk membantu pemilik indekos yang menampung dua pemuda reaktif rapid tes tersebut untuk melakukan rapid tes di posko Covid-19 dan karantina mandiri.

"Kami harapkan pemerintah kota lebih cepat untuk kasus seperti ini, jangan dianggap remeh. Jangan sampai sudah jatuh korban baru kita aktif dengan kasus ini," jelas Lolang.

Pantauan Pos Kupang.com, Rabu pukul 22.30 wita sebuah mobil orange milik BPBD Kota Kupang tiba di lokasi itu

Kepala BPBD Kota Kupang, Jimy Didok bersama anggota Covid 19  menghampiri kerumunan warga tersebut. setelah mendengar penjelasan warga dan berdiskusi cukup lama menegasksn, tim survelains dari gugus tugas covid Kota Kupang akan melakukan pendataan Kamis di beberapa titik yang dicurigai pernah ada interaktif.

(cr1)

/ Petugas Posko Covid-19 Kota Kupang sedang memberikan penjelasan kepada warga RT 34 dan RT 35 RW 11 Kelurahan Fatululi tentang tatalaksana Covid-19 dan protokol kesehatan yang harus dijalankan, Rabu (13/5/2020) malam
/ Petugas Posko Covid-19 Kota Kupang sedang memberikan penjelasan kepada warga RT 34 dan RT 35 RW 11 Kelurahan Fatululi tentang tatalaksana Covid-19 dan protokol kesehatan yang harus dijalankan, Rabu (13/5/2020) malam (POS-KUPANG.COM / ISTIMEWA)
Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved