Tips Kesehatan

Hati-hati! Kenali Perbedaan Sesak Napas Akibat Covid-19 dan Serangan Jantung, Gejalanya Mirip

Wajib diketahui, ini perbedaan antara sesak napas akibat covid-19 dan serangan jantung. Gejalannya mirip, waspada

net
Tak berjerawat menjadi salah satu tanda kamu mengalami sakit jantung, ini jawabannya. 

Hati-hati! Kenali Perbedaan Sesak Napas Akibat Covid-19 dan Serangan Jantung, Gejalanya Mirip

 
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Virus corona (covid-19) menjadi momok mematikan. Penularannya cepat dan kasat mata.
Dari gejalannya, virus corona ini mirip dengan sakit jantung.  Karena itu, perlu dikenali perbedaan gejala sesak napas antara covid-19 dan Sakit jantung. 
Pasalnya, gejala sesak napas kedua penyakit ini mirip

Lalu bagaimana perbedaan sesak napas karena covid-19 dan sesak napas akibat serangan jantung?

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. David Dwi Ariwibowo SpPJ menjelaskan kalau sesak napas karena covid-19 biasanya napas berat disertai dengan riwayat penyakit lainnya seperti demam.

Update Corona di NTT : Kasus Positif Covid Meningkat Drastis,Cluster Gowa Sumbang Positif Terbanyak

Gugus Tugas Covid-19 Ende Kewalahan Mencari Warga yang Reaktif

Kemudian poin utamanya sesak napas akibat covid-19 dirasakan setelah bepergian dari tempat yang terdapat kasus covid-19 atau pernah kontak dengan orang yang terdeteksi covid-19.
Sakit jantung
Sakit jantung (ILUSTRASI)



7 Solusi Alami Meringankan Sesak Nafas (boldsky.com)
"Kalau sesak napas karena covid pertama ada riwayat kontak, kemudian ada riwayat pergi ke zona merah kemudian ada riwayat demam, kemudian berkomplikasi seperti sesak tambah berat," ucap dr. David saat webinar, Selasa (12/5/2020).

Sedangkan sesak napas karena serangan jantung biasanya terjadi mendadak tanpa riwayat demam.

Lalu sesak napasnya benar-benar terasa berat bahkan memancing timbulnya nyeri di sekitaran jantung dan terasa keringat dingin.

Jenderal di Kepolisian Disebut Positif Covid-19, Dikabarkan Sempat Bersama Kapolda Idham Azis

"Tidak ada riwayat covid-19 mendadak ada nyeri dada yang hebat, keringat dingin, itu murni serangan jantung," ungkap dr. David.

Dr. David menjelaskan saat ini covid-19 menimbulkan komplikasi hampir ke seluruh tubuh, tidak hanya sistem pernapasan tapi juga komplikasi cardiovaksular misalnya pada otot jantung.

"Baru-baru ini pada sitem jantung menggangu pembuluh darah ke jantung sehingga menimbukkan resiko serangan jantung yang memperberat kondisi pasien," kata dr. David.(*)
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved