Corona di Belu

Update Covid-19 di Belu: ODP Sisa Empat Orang

Jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP) di Kabupaten Belu sisa empat orang yang tersebar di Kecamatan Tasifeto Timur sebanyak 2 orang

istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA------Jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP) di Kabupaten Belu sisa empat orang yang tersebar di Kecamatan Tasifeto Timur sebanyak 2 orang dan Kecamatan Tasifeto Barat 2 orang.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu dalam siaran persnya menunjukkan, jumlah ODP yang selesai masa pemantuan sebanyak 67 orang sehingga sisa empat ODP. Jumlah
Pelaku Perjalanan Berisiko Dalam Pantauan berkurang sebanyak 1.508 dari total 1.634.

Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 2 pasien yang sementara menjalani perawatan di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil. Data tersebut diperoleh dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan se-Kabupaten Belu hingga Jumat, 8 Mei 2020 pukul 14:00 Wita.

Hasil Rapid Test Dua Warga Nagekeo Reaktif

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE kepada wartawan mengatakan, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Update Corona TTU-Bersyukur!Jumlah ODP di TTU Sisa 2 Orang Saja

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan anjuran World Health Organization (WHO) agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama. Mulai dari penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan pendataan.

Disampaikan juga, untuk mengatasi dampak Covid-19 Pemerintah menyalurkan beberapa bantuan yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Perluasan Program Sembako, Jaring Pengaman Sosial (JPS) & Dampak Ekonomi dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. (Laporan Reporter POS-KUPANG COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved