Minggu, 12 April 2026

Dirut Bank NTT Diganti

Terjadi Pergeseran Direksi Bank NTT, Berikut Nama Direktur yang Digeser

Namun dari pemegang saham kecewa dengan pencapaian yang dibawah target, untuk itu dirasakan perlu dilakukan penyegaran.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Pos Kupang. Com/Yen
Juvenile Jodjana 

Terjadi Pergeseran Direksi Bank NTT, Berikut Nama Direktur yang Digeser

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Hari ini para Pemegang Saham menggelar dua RUPS sekaligus dan RUPS tersebut berjalan dengan Baik. Namun dari pemegang saham kecewa dengan pencapaian yang dibawah target, untuk itu dirasakan perlu dilakukan penyegaran.

"Menaruh orang yang tepat di posisi yang tepat, sehingga diputuskanlah oleh para pemegang saham khususnya PSP untuk melakukan rolling. Artinya memberi kesempatan pada semua direksi untuk ayo bekerja lebih solid lagi dan keras lagi," Kata Komisaris Utama Bank NTT, Juvenile Jodjana, kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

Ia mengatakan keputusan pertama untuk posisi Direktur Utama Bank NTT dirangkap oleh Pak Alex Riwu Kaho yang juga merangkap sebagai Direktur Kredit. Direktur Kredit yang saat ini ditempati oleh Pak Absalom Sine akan pindah ke Direktur Dana.

"Pak Hila dan Pak Umbu masih stay di posisi yang sama. Karena untuk menjadi seorang Dirut harus melalui proses uji kelayakan di OJK, untun itu akan memproses adminsutrasinya secepatnya meskipun di kondisi Covid-19 tapo akan diurus secepatnya. Bila pak Alex bisa lolos di Fit and Proper Test maka bisa dilantik sebagai dirut dan pak Izhak akan kembali aktif tapi sebagai direktur kepatuhan. Pak Hila dan Pak Umbu akan bergeser juga pak Hila direncakan di posisi di direktur umum dan pak Umbu di direktur kredit ," tuturnya.

Jodjana percaya bahwa keputusan ini keputusan yang terbaik. Karena pemegang saham ingin menaruh orang yang tepat di posisi yang tepat. Dewan komisaris juga sudja bisa memetakan kemampuan direksi.

"Kami menjamin kalau semua direksi profesional dan bekerja luar biasa. Kami berharap dengan ini lebih solid lagi Bank NTT kedepannya, apalagi kita berhadapan dalam era Covid-19, dimana terjadi banyak restruktur kredit dan sebagainya. Kami juga tetap harus bertumbuh," tuturnya.

Ia mengatakan PSP juga menekan khususnya Plt Dirut untuk menekan NPL karena sudah mencapai angka 4. Itu tugas Plt Dirut untuk segera menyelesaikan NPL ini.

"Kalau NPL bisa di re-cover semoga laba bisa meningkat," tuturnya.

Lanjutnya, cabang yang menyumbang NPL terbesar dari Bank NTT, seperti cabang Surabaya. Dimana cabang Surabaya sudah tidak boleh lagi memberikan kredit. Bahkan kantornya sudah dikecilkan, bahkan karyawan ada yang mengundurkan diri, dirumahkan dan dirotasi.

Posisi Dirut Bank NTT Izhak Edward Rihi Diganti, Gubernur NTT Sebut Kita Tak Butuh Superman

Update Corona Manggarai: 1 PDP Baru Sedang Diisolasi di RSUD Ben Mboi Ruteng

Disampaikannya NPL yang disumbangkan cabang Surabaya sekira dua digit. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved