Salam Pos Kupang

Tingkatkan Posisi Tawar Lewat Kartu Prakerja

Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin meluncurkan program Kartu Prakerja

Tingkatkan Posisi Tawar Lewat Kartu Prakerja
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - DI tengah lesunya ekonomi dunia akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin meluncurkan program Kartu Prakerja.

Esensi dasar program ini ialah agar para pencari kerja yang akan terjun ke lapangan kerja harus diberi keterampilan terlebih dahulu sebelum terjun ke lapangan. Keterampilan itu dibuktikan dengan sebuah sertifikat keterampilan berupa Kartu Prakerja.

Pengumuman Kelulusan SMAS San Dominggo Hokeng Secara Daring, 63 Siswa Lulus

Pembekalan para calon tenaga kerja dengan keterampilan dimaksudkan agar para calon tenaga kerja yang turun ke lapangan kerja benar-benar sudah siap dan memiliki keterampilan di bidang yang ditekuninya.

Dengan demikian, para calon tenaga kerja yang akan direkrut perusahaan maupun badan usaha lainnya benar-benar calon tenaga kerja yang dari segi skill memang sudah tidak bisa diragukan lagi.

Pemkab Belu Masih Mendata Warga Penerima Bantuan JPS

Alasan pemerintah membekali para calon tenaga kerja dengan keterampilan atau skill memang sangat masuk akal. Sebab selama ini, banyak calon tenaga kerja yang tidak memiliki keterampilan hanya bermodalkan nekad terjun ke lapangan kerja. Akibatnya, saat berada di lapangan kerja, para calon tenaga kerja tersebut tidak bisa berbuat apa-apa, produktivitas rendah dan tidak bisa bersaing.

Dampak lanjutan dari kondisi tersebut ialah posisi tawar menawar (bargaining position) para celon tenaga kerja rendah, hanya dijadikan budak atau tukang suruh, diberi insentif atau penghargaan (gaji) yang rendah, dan lambat laun akan terpental dari persaingan.

Tidak mau tenaga kerjanya tanpa dibekali keterampilan, Pemerintah Indonesia pimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin meluncurkan program Kartu Prakerja.

Pentingnya program ini tak hanya untuk mencetak calon tenaga kerja yang akan 'dipakai' perusahaan atau bada usaha, tapi juga untuk mencetak tenaga kerja mandiri. Maksudnya, para calon tenaga kerja yang sudah mengikuti pelatihan memiliki kemampuan untuk berusaha secara mandiri atau wira swasta, seperti membuka kios, mendirikan bengkel, dan berbagai usaha mandiri lainnya.

Respon masyarakat terhadap program pemerintah ini sangat luar biasa. Menurut data Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, sudah 11.998 orang mendaftar untuk mendapatkan Kartu Prakerja. Jumlah ini sudah termasuk pencari kerja baru dan juga pencari kerja terdampak Covid-19. Para calon tenaga kerja ini mendaftar sendiri secara online. Data mereka direkap oleh Dinas Tenaga Kerja. *

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved