Pemkab Belu Masih Mendata Warga Penerima Bantuan JPS

Pemerintah Kabupaten Belu terus melakukan pendataan dan verifikasi data penerima bantuan dana jaring pengaman sosial (JPS)

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Plt. Sekda Belu selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Marsel Mau Meta.Kabupaten Belu, Marsel Mau Meta. 

Pemkab Belu Masih Mendata Warga Penerima Bantuan JPS

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu terus melakukan pendataan dan verifikasi data penerima bantuan dana jaring pengaman sosial (JPS) terdampak covid 19.

Pemerintah sangat cermat dalam melakukan pendataan dan verifikasi agar tidak terjadi pendobelan data penerima bantuan pemerintah. Pasalnya, bantuan penanggulangan covid 19 ini ada yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan desa.

Hal itu disampaikan Plt. Sekda Belu selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Marsel Mau Meta kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

Marsel mengatakan, dalam pendataan warga terdampak Covid-19 yang berhak menerima bantuan terbilang cukup sulit karena harus memisahkan data warga yang telah mendapatkan bantuan sosial pemerintah.

"Khusus penerima dana JPS dan BLT-DD harus kategori masyarakat kurang mampu terdampak Covid-19 serta bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai -Sembako, serta bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi NTT," ungkap Marsel.

Untuk memisahkan warga yang sudah menerima dan yang belum menerima bantuan membutuhkan kecermatan dalam mendata dan memverifikasi sehingga tidak terjadi pendobelan.

Lanjut Marsel, khusus bagi penduduk/keluarga miskin yang tidak memiliki dokumen administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga, pemerintah akan memberikan Kartu Keluarga Sementara agar kelurga miskin dapat mengakses bantuan dana dari pemerintah. Terkait hal ini, gugus tugas telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Kami melihat masih banyak keluarga miskin yang belum memiliki kartu keluarga sehingga kami meminta kepada Dispenduk agar memberikan pelayanan bagi masyarakat miskin yang mengurus Kartu Keluarga sementara sambil menunggu pengiriman blanko kartu keluarga tersedia," ujar Marsel.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat yang tidak memiliki kartu keluarga pro aktif mengurusnya ke Kantor Dispenduk dan petugas wajib melayani masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Terpisah, Kepala BP4D Kabupaten Belu selaku Koordinator Bidang Penanganan Dampak Ekonomi dan JPS Terdampak Covid-19, Florianus Nahak mengatakan, tim gugus tugas masih terus melakukan pendataan masyarakat penerima dana JPS dan BLT-DD.

"Kami masih terus melakukan pendataan karena masih banyak data yang harus diverifikasi ulang, termasuk mengeluarkan nama penerima PKH, BPNT-Sembako, serta dana bansos lainnya sehingga akan mendapat nama keluarga miskin yang belum tersentuh akses bantuan sosial apapun," jelas Florianus.

Gugus tugas juga bersama Dinas Nakertrans melakukan pendataan sopir, pekerja buruh dan karyawan swasta yang terpaksa kehilangan pekerjaan sementara akibat wabah Covid-19.

Diberitakan Pos Kupang.Com, sesuai data Dinas Sosial Kabupaten Belu, jumlah penerima manfaat PKH tahun 2020 sebanyak 9.699 KPM atau menurun dari tahun 2019 sebanyak 10.148 KPM. Sedangkan jumlah keluarga miskin di Kabupaten Belu versi Dinas Sosial sebanyak 22.475 KK. Data tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat 12.776 KK yang belum mendapatkan PKH.

Perusahaan di Ende yang Sudah PHK dan Rumahkan Karyawan, Lihat Daftarnya Namanya !

Ada 2 Peringatan Dini dari BMKG Soal Prediksi Cuaca di NTT Hari Ini, Yuk Simak Penjelasannya!

SMAK Giovanni Kupang Buka PPDB Daring, Simak Tahapannya!

Kepala Sekolah SMA N 8 Kupang Dua Siswa SMAN 8 Tak Lulus

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Maria Sabina Mau Taek yang ditemui Pos Kupang.Com, Rabu (28/1/2020). (jen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved