Gugus Tugas Covid-19 Lembata Usir Kapal Perancis

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lembata mengusir kapal pesiar

Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lembata mengusir sebuah kapal pesiar jenis Pleasure Craft yang membawa Warga Negara Asing (WNA) asal Perancis di perairan Lembata, Desa Dikesare, Tanjung Baja, Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata, Jumat (1/5/2020) sekitar Pukul 14.15 Wita. 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lembata mengusir kapal pesiar El Aleph di perairan laut Desa Dikesare, Tanjung Baja, Kecamatan Lebatukan, Jumat (1/5) pukul 14.15 Wita. Kapal jenis Pleasure Craf itu sedang lego jangkar, membawa Warga Negara Asing ( WNA) asal Perancis.

Komandan Pos Angkatan Laut Letda Laut (PM) Triawan A, SH menjelaskan, keberadaan kapal El Aleph disampaikan Abah, nelayan asal Desa Hadekewa. Melalui telepon, Abah mengatakan ada kapal pesiar sedang lego jangkar di perairan Desa Dikesare, Tanjung Baja.

Setelah mendapatkan informasi itu, lanjut Triawan, Tim Satgas Gugus Tugas Covid- 19 berangkat ke lokasi. Tim Satgas menumpang Kapal Motor (KM) Torani II milik DKP Kabupaten Lembata.

Ketua SPSI NTT Desa Pemerintah Intervensi Bantuan

Tiba di lokasi, Triawan melakukan komunikasi dengan nakhoda Kapal El Aleph bernama Gusti. Gusti mengakui membawa penumpang WNA. Terungkap pula bahwa Kapal EL Aleph milik Mr Erick, WNA asal Perancis.

Selain nakhoda, kapal membawa 13 awak dan dua penumpang. Erick dan istrinya berada di kapal tersebut.

Mahfud MD: Pemerintah Kaji Relaksasi PSBB

Triawan menegaskan, Pemda Lembata membuat kebijakan dan protap pencegahan penyebaran Covid 19, yaitu melarang kapal penumpang. Pemda hanya mengizinkan kapal barang.

Ia menyampaikan dasar hukum, yaitu Surat Instruksi Bupati Lembata Nomor : TUK.100/375/II/2020 tanggal 29 Februari 2020 Tentang Larangan Kedatangan Kapal Pesiar Dari Australia dan Kapal Asing Lainnya Ke Kabupaten Lembata.

Selain itu Surat Bupati Lembata, Nomor: Tuk 550/725/AP/IV/2020 tanggal 13 April 2020 Perihal Intruksi Tidak Melakukan Pengoperasian Pelayaran Kapal Motor Penumpang Kecuali untuk Angkutan Barang/Logistik.

Selanjutnya, Tim Satgas meminta nakhoda El Aleph untuk meninggalkan perairan Lembata. Nakhoda mengerti dan langsung menghidupkan mesin. Kapal pun melaju meninggalkan perairan Lembata.

Triawan menjelaskan, kapal berbendera Indonesia itu sudah berada di perairan Lembata sejak Senin (27/4). Rencananya kapal akan kembali ke Bali. Namun karena situasi di sana masih dalam keadaan lockdown terkait pandemi Covid-19 sehingga mereka tidak diizinkan ke Bali.

"Mereka memang berinisiatif untuk bertahan di perairan Lembata dengan berlabuh (lego jangkar), dengan menunggu informasi sampai bisa masuk kapal ke Bali," ujar Triawan. (ll)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved