Corona di Belu

Pemkab Belu Launching Penyerahan BLT Perdana di Desa Tialai

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) melaunching penyerahan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) perdana

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan menyerahkan BLT dana desa perdana secara simbolis kepada warga penerima di Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (1/5/2020). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) melaunching penyerahan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) perdana yang bersumber dari dana desa dalam rangka penanggulangan dampak virus Corona atau Covid-19.

Penyerahan BLT perdana ini dikakukan Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan kepada warga penerima di Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (1/5/2020).

Disaksikan POS-KUPANG.COM, penyerahan BLT dilakukan secara simbolis kepada beberapa warga di Kantor Desa Tialai.

Berboncengan Sepeda Motor Dengan Kades, Wabup Lembata Pantau Posko Corona di Duawutun

Selanjutnya, diserahkan di rumah masing-masing penerima bantuan. Hal ini dilakukan agar menghindari kerumunan massa dan mentaati protokol kesehatan.

Bantuan yang diserahkan dalam bentuk buku tabungan simpedes BRI yang sudah memiliki saldo dan kartu ATM. Jumlah dana BLT yang diterima sebesar Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan terhitung, April 2020.

Semua Kendaraan Masuk Kota Maumere Wajib Masuk Terminal Lalu Disemprot Disinfektan

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan, Pemimpin Cabang BRI Atambua, Stefanus Juarto, Kadis PMD, Januaria Nona Alo, Kepala BP4D, Florianus Nahak, Camat Tasifetoto Timur, Vinsensius Moruk dan anggota DPRD Belu, Marthen Nai Buti.

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan kepada wartawan mengatakan, Desa Tialai merupakan desa perdana di Kabupaten Belu yang menyalurkan dana BTL penanggulangan Covid- 19. Total penerima BLT Desa Tialai sebanyak 66 kepala keluarga. Sasaran penerima BLT adalah warga non penerima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai.

Ose Luan menghimbau kepada seluruh masyarakat Belu agar mentaati protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah. Sebab, untuk memerangi Cvid-19 tidak bisa menggunakan senjata secanggih apapun, tetapi mencegah Covid-19 hanya bisa dengan memakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak fisik dan protokol kesehatann lainnya.

Ose Luan juga berpesan agar masyarakat tidak panik dan takut berlebihan. Pemerintah sudah berpikir tentang masyarakat selama tiga bulan ke depan lewat bantuan BLT. Jika virus ini masih bekepanjangan maka pemerintah akan berpikir lagi.
Pemerintah selalu berpikir untuk kebaikan masyarakat, bukan menyusahkan masyarakat.

Kepala Dinas PMD, Januaria Nona Alo dalam laporannya mengatakan, BLT yang disalurkan tersebut bersumber dari dana desa. Desa Tialai merupakan desa perdana yang menyalurkan BLT sedangkan desa yang lain dalam waktu dekat sudah mulai menyalurkan.

Jumlah desa di Kabupaten Belu sebanyak 69 desa. Dari jumlah itu, ada 42 desa telah siap menyalurkan BLT kepada keluarga penerima karena dana desa tahap II di 42 desa sudah dicairkan. Sedangkan beberapa desa yang lain masih dalam proses di Dinas PPKAD dan KPN Atambua.

Menurut Januaria, total penerima BLT dana desa di Kabupaten Belu sebanyak 9.650 KK dengan total anggaran sebesar Rp 14, 9 M. Data penerima BLT dana desa ini telah dilakukan verifikasi oleh pemerintah desa dan diketahui BPD. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved