Satu ODP di TTU Dipulangkan, Begini Kisahnya Saat Jalani Masa Karantina di Rusunawa
dirinya sudah mengalami batuk-batuk, namun batuk-batu itu terjadi pada Februari 2020 sebelum pandemi covid-19 terjadi.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Satu ODP di TTU Dipulangkan, Begini Kisahnya Saat Jalani Masa Karantina di Rusunawa
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) kembali memulangkan satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) ke kampung halamannya pada, Selasa (28/4/2020).
Pemulangan ODP tersebut dilakukan karena sudah selesai menjalani masa pemantauan di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 di Rusunawa BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU.
Kepada Pos Kupang, ODP yang tidak ingin namanya disebutkan di media ini membagikan pengelaman pribadinya saat menjalani masa karantina di Rusunawa tersebut.
Dirinya mengaku bahwa kejadian tersebut bermula ketika ia baru saja pulang dari Jogjakarta. Karena baru saja pulang dari daerah terjangkit, maka dirinya dikarantina oleh para petugas di Rusunawa tersebut.
"Saya masuk di sini mulai dari tanggal 15 April, karena pada saat itu saya baru saja pulang dari Kota Jogjakarta. Karena baru pulang dari daerah terjangkit maka saya disuru karantina di sini," ujarnya.
Diakuinya, memang pada saat pertama kali masuk di Rusunawa tersebut, dirinya sudah mengalami batuk-batuk, namun batuk-batu itu terjadi pada Februari 2020 sebelum pandemi covid-19 terjadi.
Mahasiswa yang menempuh pendidikan di salah satu kampus di Jogjakarta ini menambahkan pola makan yang diberikan oleh petugas juga teratur dan memenuhi empat sehat lima sempurna.
"Satu hari biasanya tiga kali diberi makan, pagi, siang dan malam, ada juga snek pagi dan sore, semuanya gratis," terangnya.
Warga yang berasal dari salah satu kecamatan di TTU itu mengaku, setelah menjalani masa karantina dan mendapatkan perawatan dari petugas medis, dirinya sudah tidak lagi mengalami batuk-batuk dan sudah diizinkan untuk pulang ke rumahnya.
Dirinya berharap kepada para pelaku perjalanan agar tidak takut memberitahukan kepada petugas terkait dengan riwayat perjalanan dan sakit yang dideritanya supaya dapat ditangani oleh petugas.
Sementara itu, Koordinator Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristiforus Ukat membenarkan bahwa pihaknya sudah memulangkan satu ODP ke rumahnya karena telah menjalani masa karantina di Rusunawa.
• Polisi Limpahkan Tiga Berkas Perkara Kasus Korupsi Pengadaan Bawang Kabupaten Malaka
• Jadwal Belajar dari Rumah TVRI untuk PAUD, SD, SMP, hingga SMA Sederajat Rabu 29 April 2020,Disimak!
Menurutnya, dengan adanya pemulangan satu ODP tersebut, maka jumlah ODP di Kabupaten TTU yang menjalani karantina terus mengalami penurunan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)