Dampak Wabah Covid-19, Penjualan Motor Yamaha Turun Drastis
Penjualan sepeda motor Yamaha mengalami penurunan karena wabah Covid-19.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM | KUPANG -Kepala Cabang PT Hasjrat Abadi Kupang, Pace Pallo, mengakui penjualan motor Yamaha menurun cukup drastis karena wabah Covid-19.
"Tidak hanya itu uang muka yang diterapkan beberapa leasing dengan zona nyaman atau lebih besar dari sebelumnya membuat daya beli semakin menurun," kata Kata Pace di Kupang, Senin (27/4)
Ia menjelaskan, penurunan penjualan mulai terasa sejak Februari 2020. Penjualan biasanya bisa mencapai 300 unit motor, namun Yamaha hanya menjual 150 unit motor atau persentasinya sekitar 40-50 persen.
"Bahkan dampak terbesar terjadi di bulan ini karena penjualan sangat sepi, mungkin hanya bisa 30 persen penjualan saja," ungkapnya.
Mengatasi hal tersebut, lanjut, Pace, manajemen melakukan pengurangan atau efesiensi karyawan efesiensi, 20-an karyawan baik itu karyawan tetap, kontrak dan harian diberhentikan tentu berdasarkan berbagai penilaian dan pertimbangan.
"20-an karyawan ini telah diberhentikan sejak April. Dari 100 persen sekitar 30 persen karyawan yang diberhentikan.Mudah-mudahan dengan situasi yang berubah bisa menata kembali lagi. Semoga kondisi wabah Covid-19 cepat berlalu karena sangat berpengaruh di semua lini karena bagaimana pun ekonomi tetap berjalan," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kepala-pt-hasjrat-abadi-cabang-kupang-simon-p-pallo-se.jpg)