Ramadhan 2020

Cara Mudah Hilangkan Cegukan Tanpa Minum Saat Puasa, Ini Manfaat Puasa Ramadhan untuk Penderita Gerd

Ada kalanya saat Puasa Ramadhan 2020 tiba-tiba kita cegukan, sementara di sisi lain kita tidak boleh minum air

(curejoy.com)
Minum air putih 

9. Gunakan ibu jari untuk menekan atau memeras telapak tangan Anda yang sebelah.

10. Pijat lembut arteri di leher yang biasanya digunakan untuk mengecek denyut nadi.

Caranya, berbaring lalu putar kepala ke kiri, baru pijat lembut leher sisi kanan dengan gerakan memutar selama lima detik. Ganti sisi satunya.

Jika berbagai cara di atas sudah dicoba dan cegukan belum sembuh dalam hitungan menit dan jam, ada baiknya Anda waspada.

Terlebih jika cegukan terjadi lebih dari dua hari, Bisa jadi kondisi tersebut merupakan gejala penyakit seperti gastroesophageal reflux (GERD), stroke, atau multiple sclerosis.

Berpuasa Justru Baik bagi Penderita Gerd

Pertanyaan mengenai kesehatan berpuasa seolah menjadi pertanyaan umum bagi banyak penderita Gerd (Gastroesophageal Reflux Disease) setiap tahunnya.

Jika kamu mengalami Gerd dan masih bimbang dalam menjalani ibadah puasa Ramadhan, tak perlu khawatir, karena puasa ternyata sangat dianjurkan.

Gerd adalah naiknya asam lambung sampai ke kerongkongan akibat katup lambung tidak berfungsi optimal.

Seseorang dapat dinyatakan menderita Gerd bila terjadi kenaikan asam lambung ringan setidaknya dua kali seminggu, atau kenaikan asam lambung berat setidaknya sekali dalam seminggu.

"Kami malah menyarankan pasien-pasien Gerd berpuasa, karena dengan berpuasa kita mengistirahatkan lambung, pikiran."

Demikian diungkapkan dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEG dalam sesi Live Instagram bersama dr. Arti Indira M. Gizi, Sp. GK dan dr. Teuku Adifitrian, SpBP-RE atau yang dikenal dengan sapaan dr.Tompi, Senin (27/4/2020).

Di luar bulan Ramadhan, Kaka juga kerap menganjurkan pasien yang menderita Gerd untuk menjalani puasa Senin-Kamis.

Sebab, kata dia, dengan berpuasa kita akan cenderung mengucapkan niat berpuasa saat sahur atau malam hari sebelum berpuasa.

Ketika mengucapkan niat, kita memberikan instruksi kepada tubuh untuk beristirahat, hingga lambung untuk tidak memproduksi asam lambung.

Kondisi itulah yang membuat para penderita Gerd bisa menjalani puasa dengan baik.

"Tentunya dengan puasa yang benar, ya. Makanan dan minumannya yang bagus untuk berpuasa," papar dia.

Misalnya, mengonsumsi makanan bernutrisi lengkap. Mulai dari karbohidrat, protein, lemak sehat, hingga vitamin dan mineral yang didapatkan dari sayur dan buah.

Utamanya, pastikan konsumsi makanan dalam batas normal.

"Jadi saya bilang boleh semuanya asal tidak berlebihan. Tapi kalau nanti ada sesuatu yang mengganggu, baru itu ditandai," ungkap dia.

"Tapi jangan semua (makanan) dianggap tidak boleh. Karena kalau sudah stres susah banget menyembuhkannya."

Selain itu, puasa bagi penderita Gerd dianjurkan jika tidak menunjukkan adanya tanda-tanda bahaya.

Tanda-tanda yang dimaksud seperti adanya pendarahan, muntah darah, BAB berdarah atau BAB hitam, serta menderita penyakit lain, seperti kanker, gagal jantung berat, gangguan hati dan gangguan ginjal.

"Kalau dispepsia atau Gerd biasa yang sudah diendoskopi ternyata tidak ada sesuatu yang membahayakan, seperti polip atau luka-luka, silakan berpuasa."

"Bahkan bisa sembuh dengan berpuasa," papar Kaka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cara Mudah Menghilangkan Cegukan Tanpa Minum dan Tahukah Kamu Berpuasa Justru Baik Bagi Penderita Gerd

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved