Di Belu 420 Pelaku Perjalanan Berisiko Masih Dalam Pantuan

Masyarakat Kabupaten Belu diminta untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19

Di Belu 420 Pelaku Perjalanan Berisiko Masih Dalam Pantuan
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Masyarakat Kabupaten Belu diminta untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19.

Walaupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih nihil, namun jumlah Orang Dalam Pemantuan dan Pelaku Perjalanan Berisiko yang masih dalam masa pantauan masih banyak di Kabupaten Belu.

Sesuai data monitoring dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Kamis, 23 April 2020 Pukul 14:00 Wita menunjukkan, Pelaku Perjalanan Berisiko yang masih dalam masa pantauan sebanyak 420 orang dan ODP sebanyak 17 orang.

Tim Peduli Covid-19 Keuskupan Atambua Bagi Ribuan Masker

Sedangkan ODP yang selesai masa pantuan sebanyak 50 orang dari jumlah 67 orang.

Para Pelaku Perjalanan Berisiko dalam Pantuan tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Belu, sedangkan ODP tersebar di 11 kecamatan, minus kecamatan Nanaet Duabesi.

Komentar Najwa Shihab di Unggahan Ariel NOAH Viral, Balasan eks Luna Maya Jadi Sorotan

Sementara, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil di Kabupaten Belu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE dalam siaran persnya mengatakan, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved