Bupati Niga Ikuti Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2021

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole bersama jajarannya mengikuti Virtual Meeting Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2021 de

istimewa
VIRTUAL MUSRENBANG PROVINSI -Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole bersama jajarannya mengikuti vistual Musrenbang dan RKPD Provinsi NTT Tahun 2020 di ruang rapat bupati, Selasa (21/4/2020). 

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole bersama jajarannya mengikuti Virtual Meeting Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2021 dengan tema "Meningkatkan Nilai Tambah Industri dan Pariwisata Berbasis Pertanian dengan Dukungan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas".

Bupati Niga Dapawole didampingi Sekretaris Daerah, Para Asisten pada Setda Kabupaten Sumba Barat, Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumba Barat dan Kabag Humas dan Protokol pada Setda Kabupaten Sumba Barat di ruang rapat Bupati Sumba Barat, Selasa (21/4/2020).

Dalam rilis yang dikirim Kabag Humas dan Protokol, Ridho Samani, Kamis (23/4/2020), mengawali Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2021, Sekretaris Bapelitbangda Provinsi NTT, Maxi Manafe,S.Sos,M.Si menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Musrenbang Provinsi NTT Tahun 2021.

Adapun kesepakatan dan rekomendasi prioritas program antara Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten/Kota didasarkan pada rancangan Rencana Kerja (Renja), hasil Rapat Kerja Kepala Bappeda/Bapelitbangda Kabupaten/Kota, usulan Kabupaten/Kota, usulan kegiatan prioritas Kabupaten/Kota dengan memperhatikan arahan Kementerian PPN/BAPPENAS RI.

Mewakili Menteri Dalam Negeri, Plh. Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI, Dr. Hani Nurcahya,M.Si menyampaikan beberapa arahan sebagai berikut:
Penyebaran COVID-19 merupakan yang terluas dalam sejarah umat manusia. Pandemi ini terjadi di lebih dari 200 negara. Pandemi ini tidak pernah terjadi di era pemerintahan sebelumnya dan belum diketahui kapan berakhirnya. Jumlah kasus semakin bertambah secara eksponensial, hal ini juga mempengaruhi aspek sosial dan ekonomi dimana tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran secara nasional cenderung naik. Tingkat kemiskinan pada skenario berat diperkirakan bertambah 1,16% sedangkan pada skenario sangat berat diperkirakan bertambah 3,78%. Tingkat pengangguran pada skenario berat diperkirakan bertambah 2,92% sedangkan pada skenario sangat berat diperkirakan bertambah 5,23%.

Berikut sektor strategis yang paling rentan terkena dampak yakni sektor pariwisata (hotel, restoran dan transportasi berdampak pada 12,7 juta tenaga kerja), sektor perdagangan (ritel informal dan UMKM berdampak pada 19,9 juta tenaga kerja), sektor industri (garmen, alas kaki, otomotif, elektronik berdampak pada 8 juta tenaga kerja) dan sektor pertanian (pangan, perkebunan dan distribusi hasil pertanian berdampak pada 29,5% tenaga kerja nasional).

Kemendagri telah mengeluarkan Pedoman Manajemen Penanganan Covid-19 dan dampaknya bagi pemerintah daerah yang berisi 5 (lima) strategi yakni strategi pencegahan penyebaran penularan COVID-19, strategi peningkatan sistem kekebalan tubuh, strategi peningkatan kapasitas sistem kesehatan, strategi peningkatan ketahanan dan industri alkes dan strategi penguatan jaring pengaman sosial.

Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 yang memuat mengenai percepatan penanganan COVID-19 bagi pemerintah daerah sebagai berikut, pemerintah daerah dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya yang dibebankan pada Belanja Tidak Terduga (BTT) yang selanjutnya diusulkan dalam rancangan perubahan APBD.

Apabila BTT ini tidak mencukupi, dapat menggunakan dana dari hasil penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan lainnya serta pengeluaran dan pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan

Apabila BTT tidak mencukupi dapat menggunakan uang kas yang tersedia. Penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan diformulasikan terlebih dahulu dalam perubahan dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah paling lambat satu hari.

Halaman
12
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved